11 Kesalahpahaman Atasan Senior terhadap Gen Z di Dunia Kerja Menurut Psikologi

JawaPos.com - Psikologi generasi kerja menunjukkan bahwa perbedaan cara pandang antara atasan senior dan generasi Z sering memicu kesalahpahaman.
Generasi baby boomer dan generasi X kerap menilai cara kerja generasi Z hanya berdasarkan stereotip tanpa memahami konteks zaman yang berubah.
Padahal generasi Z tumbuh di tengah kondisi ekonomi dan sosial yang jauh berbeda dari generasi sebelumnya.
Dilansir dari laman YourTango pada Selasa (21/7), inilah sebelas kesalahpahaman psikologi generasi kerja yang sering dilakukan atasan senior terhadap karyawan generasi Z.
1. Menganggap Sering Berganti Pekerjaan sebagai Bentuk Ketidakloyalan
Generasi sebelumnya memasuki dunia kerja yang jauh lebih stabil dibanding kondisi yang dihadapi generasi Z saat ini.
Kebiasaan berpindah kerja pada generasi Z lebih mencerminkan ketidakstabilan ekonomi, bukan kurangnya dedikasi terhadap pekerjaan.
Generasi ini menolak bertahan di posisi yang tidak memberikan penghasilan layak sesuai standar hidup mereka.
2. Mengira Permintaan Fleksibilitas Berarti Enggan Bekerja






