JawaPos.com - Secara naluriah, kita akan beralih ke makanan bergizi saat tubuh mulai terasa drop akibat batuk, pilek, atau sesak dada.
Menu seperti buah segar, produk olahan susu, seafood, rempah-rempah, dan makanan fermentasi biasanya langsung masuk dalam daftar belanjaan karena dianggap sebagai peningkat imun.
Namun, penelitian medis menunjukkan bahwa makanan bergizi tertentu secara paradoks justru bisa memperparah gangguan pernapasan yang sedang dialami.
Melansir dari NDTV, ada 7 jenis makanan kaya nutrisi yang ternyata bisa memicu batuk, pilek, atau hidung tersumbat menjadi lebih parah bagi beberapa individu.
Baca Juga: Rambut Mulai Memutih? Ini 7 Makanan yang Ampuh Merangsang Melanin dan Cegah Uban
1. Produk Susu
Produk susu kaya akan protein berkualitas tinggi, kalsium, vitamin B12, dan probiotik sehingga bernilai gizi tinggi.
Namun, produk susu sering dikaitkan dengan memburuknya batuk dan hidung tersumbat selama infeksi saluran pernapasan.
Selain itu, individu dengan intoleransi laktosa atau sensitivitas protein susu mungkin mengalami peningkatan peradangan, kembung, dan refluks, yang semuanya dapat memperburuk batuk.
2. Makanan Pedas
Makanan pedas mengandung capsaicin, senyawa bioaktif dengan manfaat antioksidan dan metabolik.
Meskipun capsaicin dapat membersihkan saluran hidung untuk sementara waktu, ia juga dapat mengiritasi saraf tenggorokan dan saluran napas yang sensitif.
Saat pilek, lapisan tenggorokan sudah meradang. Stimulasi capsaicin dapat menyebabkan sensasi terbakar, iritasi tenggorokan, batuk refleks, dan memperburuk kekeringan.
3. Kerang-kerangan
Kerang menyediakan seng, selenium, yodium, dan asam lemak omega-3, yang semuanya penting untuk kesehatan kekebalan tubuh.
Namun, kerang juga termasuk salah satu allergen makanan paling umum di seluruh dunia, sekaligus dapat memicu pelepasan histamin, bahkan pada individu tanpa alergi parah.
Histamin meningkatkan sekresi hidung, pembengkakan tenggorokan, gatal, dan sensasi lendir, yang dapat memperburuk hidung tersumbat dan batuk.
Selama pilek, ketika kadar histamin sudah tinggi karena aktivitas imun, kerang dapat memperparah gejala.
4. Buah Citrus
Buah citrus seperti jeruk dan lemon merupakan sumber vitamin C dan antioksidan, tetapi keasamannya dapat mengiritasi tenggorokan yang radang.
Pada orang dengan sakit tenggorokan atau refluks asam, yang umum terjadi saat pilek, jus jeruk dapat memperburuk sensasi terbakar, suara serak, dan sensitivitas refleks batuk.
5. Telur
Telur adalah makanan bergizi, kaya akan protein berkualitas tinggi, vitamin D, vitamin B12, selenium, dan kolin, yang mendukung kekebalan tubuh.
Namun, saat batuk atau pilek, telur dapat memperburuk hidung tersumbat atau ketidaknyamanan tenggorokan pada individu tertentu.
Selain itu, telur yang digoreng dapat memperburuk refluks asam, yang merupakan penyebab batuk terus-menerus.
6. Makanan Fermentasi
Makanan fermentasi mendukung kesehatan usus dan kekebalan tubuh melalui probiotik.
Namun, makanan ini juga tinggi histamin yang dapat memperburuk hidung tersumbat dan sekresi lendir pada individu yang sensitif.
Histamin dari makanan dapat memperparah hidung berair, tekanan sinus, dan iritasi tenggorokan, serta memperburuk batuk.
7. Makanan dan Minuman Dingin
Smoothie, es krim, dan minuman dingin memang menghidrasi, namun dapat memicu pengencangan otot tenggorokan dan sensitivitas saraf.
Selain itu, paparan dingin dapat memperburuk iritasi tenggorokan dan sensitivitas refleks batuk pada saluran napas yang meradang.
Baca Juga: 6 Makanan Tinggi Natrium yang Sering Tak Disadari, Waspada Risiko Stroke!
Editor : Candra Mega Sari