6 Tanda Kulit Kepala Rusak Akibat Bahan Kimia Pewarna Rambut, Kenali Sebelum Terlambat!

JawaPos.com - Proses pewarnaan rambut tidak hanya berfokus pada estetika atau menyamarkan uban, melainkan juga harus memperhatikan perlindungan bagi rambut dan kulit kepala.
Belakangan ini, kesadaran masyarakat terhadap dampak buruk zat kimia berbahaya membuat banyak konsumen mulai lebih selektif dalam memilih produk pewarna rambut.
Perlu diketahui bahwa kulit kepala memiliki cara sendiri untuk memberikan sinyal peringatan dini saat terpapar bahan kimia secara berlebihan.
Merujuk dari laman English Jagran, ada enam tanda utama yang menunjukkan bahwa kulit kepala Anda sedang memerlukan jeda dari penggunaan pewarna rambut yang keras.
Baca Juga: 5 Manfaat Minum Jus Tomat Setiap Pagi untuk Kesehatan Tubuh, Ampuh Cegah Penyakit Kronis!
1. Gatal atau Sensasi Terbakar
Jika Anda mengalami rasa terbakar, gatal, atau sangat kencang di kulit kepala selama/setelah mewarnai rambut, itu adalah reaksi terhadap bahan-bahan keras, termasuk amonia, PPD, dan hidrogen peroksida (HPO).
2. Kulit Kepala Kering dan Mengelupas
Jika kulit kepala Anda terasa kering atau mengelupas setelah mewarnai rambut, itu adalah indikasi jelas bahwa kulit kepala Anda kekurangan kelembapan.
Banyak produk yang mengandung banyak bahan kimia menghilangkan minyak alami dari kulit kepala Anda dan merusak lapisan pelindung normal kulit kepala Anda.
3. Peningkatan Kerontokan Rambut






