Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Kehebatan Intermittent Fasting: Cara Ampuh Turunkan Berat Badan, Cegah Diabetes, dan Panjangkan Umur Secara Alami

Lania Monica • Senin, 27 Januari 2025 | 08:04 WIB

Ilustrasi kehebatan intermitten fasting, cara ampuh turunkan berat badan, cegah diabetes, dan panjangkan umur secara alami. (Dok. Freepik)
Ilustrasi kehebatan intermitten fasting, cara ampuh turunkan berat badan, cegah diabetes, dan panjangkan umur secara alami. (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Puasa intermiten atau intermittent fasting kini menjadi salah satu tren pola makan yang banyak dibicarakan. Tidak hanya sekadar untuk menurunkan berat badan, metode ini memiliki banyak manfaat kesehatan yang telah terbukti secara ilmiah. Dari meningkatkan metabolisme hingga membantu mencegah penyakit kronis, puasa intermiten menawarkan pendekatan yang alami dan efektif bagi mereka yang ingin hidup lebih sehat dan panjang umur.

Puasa intermiten adalah pola makan yang mengatur waktu makan dan puasa secara bergantian. Misalnya, dengan metode 16:8, Anda berpuasa selama 16 jam dan makan dalam jangka waktu 8 jam. Pola ini tidak hanya membantu mengurangi asupan kalori tetapi juga memicu perubahan hormon dan sel yang berdampak positif pada tubuh. Jika dilakukan dengan benar, puasa intermiten dapat membantu memperbaiki fungsi sel, menurunkan kadar insulin, dan bahkan meningkatkan umur panjang.

Dilansir dari Healthline, Senin (27/1), berikut adalah empat manfaat utama puasa intermiten berdasarkan penelitian:

Baca Juga: 9 Manfaat Kesehatan Bunga Telang, Mulai dari Mengatasi Demam hingga Mencegah Kanker

1. Memperbaiki Fungsi Sel dan Hormon Tubuh

Selama berpuasa, tubuh memasuki proses yang dikenal sebagai autophagy, yaitu proses perbaikan sel-sel yang rusak. Selain itu, puasa meningkatkan kadar hormon pertumbuhan, yang mendukung pembakaran lemak dan pembentukan otot. Perubahan genetik dan molekul tubuh akibat puasa juga berkontribusi pada perlindungan dari penyakit kronis.

2. Membantu Menurunkan Berat Badan dan Lemak Perut

Puasa intermiten membantu menurunkan berat badan dengan cara alami. Dengan mengurangi jumlah makan, otomatis asupan kalori berkurang. Selain itu, kadar hormon insulin yang rendah dan peningkatan norepinefrin selama puasa mempercepat pembakaran lemak. Penelitian menunjukkan bahwa puasa intermiten dapat meningkatkan laju metabolisme hingga 14%, sehingga membantu membakar lebih banyak kalori.

3. Menurunkan Risiko Diabetes Tipe 2

Puasa intermiten efektif dalam menurunkan kadar gula darah dan insulin, yang menjadi faktor utama diabetes tipe 2. Penelitian menunjukkan bahwa puasa dapat menurunkan gula darah puasa hingga 6% dan insulin hingga 31%. Meski demikian, beberapa studi menunjukkan bahwa wanita mungkin mengalami efek yang berbeda, sehingga penting untuk berhati-hati sebelum mencobanya.

4. Memperpanjang Usia

Salah satu manfaat yang paling menarik dari puasa intermiten adalah potensinya untuk memperpanjang umur. Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa puasa dapat meningkatkan umur hingga 83%. Walaupun penelitian pada manusia masih diperlukan, manfaat metabolisme dan perbaikan sel akibat puasa memberikan indikasi positif terhadap kesehatan jangka panjang.

(*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#menurunkan berat badan #Intermittent fasting #manfaat kesehatan #puasa intermiten #Menurunkan Risiko Diabetes