JawaPos.com - Pilek adalah salah satu penyakit yang paling sering dialami terutama saat cuaca berubah atau ketika sistem kekebalan tubuh sedang lemah. Meskipun terbilang sebagai penyakit ringan, pilek bisa mengganggu aktivitas sehari-hari, mulai dari hidung tersumbat, tenggorokan gatal, hingga batuk yang mengganggu tidur.
Pilek biasanya disebabkan oleh infeksi virus yang menyerang saluran pernapasan atas, dan hingga kini belum ada obat yang benar-benar bisa menghilangkan penyakit ini dalam sekejap. Meskipun tidak ada cara instan untuk menyembuhkannya, ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk mempercepat proses pemulihan dan mengurangi efek samping dari gejalanya.
Dilansir dari Healthline, berikut adalah beberapa tips untuk mengatasi pilek:
1. Mengonsumsi Suplemen Vitamin C
Meskipun vitamin C tidak dapat mencegah kamu dari terkena pilek, akan tetapi mengonsumsinya secara rutin dapat memperpendek durasi pilek dan mengurangi keparahannya. Kamu perlu mengonsumsi sekitar 200 mg vitamin C setiap hari untuk mendapatkan manfaat ini. Namun, mengonsumsi vitamin C saat gejala pilek sedang terjadi tidak terlalu membantu.
2. Mengonsumsi Suplemen dengan Kandungan Seng (Zinc)
Zinc atau seng telah banyak diteliti sebagai pengobatan untuk pilek. Berdasarkan penelitian pada 2017, seng dapat mengurangi durasi pilek hingga 33%. Agar efektif, kamu harus mulai mengonsumsinya segera setelah merasakan gejala pertama. Namun, pastikan untuk tidak mengonsumsi seng lebih dari dosis yang dianjurkan untuk menghindari efek samping.
3. Mengonsumsi Suplemen Echinacea
Echinacea adalah suplemen herbal yang diklaim dapat membantu tubuh mencegah pilek. Meskipun bukti yang ada tidak terlalu kuat, beberapa penelitian menunjukkan bahwa echinacea dapat sedikit mengurangi kemungkinan terkena pilek. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu, terutama jika kamu sedang mengonsumsi obat lain.
4. Mengonsumsi Sirup Elderberry
Sirup elderberry telah digunakan selama berabad-abad untuk mengatasi pilek. Penelitian pada 2016 menunjukkan bahwa suplemen elderberry dapat memperpendek durasi pilek secara signifikan.
5. Mengonsumsi Jus Bit (Beetroot)
Jus bit ternyata dapat membantu meringankan gejala pilek. Penelitian pada 2019 menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi jus bit setiap hari memiliki gejala pilek yang lebih ringan, terutama mereka yang memiliki asma. Jus bit kaya akan nitrat yang dapat membantu melindungi tubuh dari infeksi pernapasan.
Baca Juga: Resep Bikin Pizza Enak dan Crispy di Rumah Tanpa Oven, Cukup Pakai Teflon!
6. Melakukan Meditasi
Stres dapat melemahkan sistem imun tubuh dan meningkatkan kemungkinan kamu terkena pilek. Dengan meditasi, kanu dapat mengurangi tingkat stres, sehingga dapat membantu tubuh melawan infeksi. Meditasi secara rutin telah terbukti dapat mengurangi frekuensi pilek dan mempercepat proses penyembuhan.
7. Mengonsumsi Suplemen Probiotik
Probiotik dikenal baik untuk kesehatan pencernaan dan dapat membantu meningkatkan sistem imun tubuh. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi probiotik secara teratur dapat mengurangi frekuensi pilek dan mengurangi keparahan gejala pilek.
8. Melakukan Irigasi Hidung
Irigasi hidung dengan menggunakan alat seperti Neti Pot atau semprotan saline dapat membantu meringankan gejala pilek dengan membersihkan saluran hidung dan mengurangi penyumbatan.
9. Istirahat yang Cukup
Istirahat yang cukup adalah salah satu cara terbaik untuk mempercepat pemulihan dari pilek. Tidur yang cukup akan memperkuat sistem imun tubuh dan membantu tubuh melawan infeksi dengan lebih efektif. Selain itu, hindari aktivitas berat dan prioritaskan istirahat agar tubuh bisa pulih dengan optimal.
9. Mengonsumsi Madu
Madu memiliki sifat antibakteri yang dapat membantu meredakan sakit tenggorokan dan batuk. Sebuah penelitian pada 2021 menunjukkan bahwa madu dapat membantu anak-anak tidur lebih nyenyak dengan mengurangi batuk pada malam hari. Namun, hindari memberi madu kepada anak di bawah usia 12 bulan karena dapat menyebabkan botulisme.
10. Mengonsumsi Obat-obatan yang Dijual Bebas (OTC)
Obat-obatan OTC seperti dekongestan, pereda nyeri (seperti ibuprofen atau parasetamol), dan antihistamin dapat membantu meredakan gejala pilek seperti sakit tenggorokan, hidung tersumbat, dan batuk. Namun, obat-obatan ini hanya membantu meredakan gejala, tidak mempercepat pemulihan.
11. Menghidrasi Tubuh
Minum banyak cairan saat pilek sangat penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Cairan dapat membantu melonggarkan lendir yang menghambat saluran pernapasan dan meringankan gejala pilek. Pilihan cairan seperti teh herbal atau air putih sangat dianjurkan, sementara kafein dan alkohol sebaiknya dihindari karena dapat menyebabkan dehidrasi.
Meskipun pilek biasanya tidak menyebabkan komplikasi serius, ada kalanya gejalanya mirip dengan penyakit flu yang bisa mengarah pada komplikasi. Jika pilek bertahan lebih dari 10 hari, atau jika kamu mengalami demam lebih dari 38,5°C, kesulitan bernapas, atau sakit dada, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter. (*)
Editor : Siti Nur Qasanah