JawaPos.com–Kepolisian Resor (Polres) Kuningan memfokuskan pengamanan arus mudik dan libur Lebaran 2026 di jalur menuju kawasan wisata. Hal tersebut untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan pada periode tersebut.
Kapolres Kuningan AKBP M Ali Akbar mengatakan, pengamanan dilakukan dengan melibatkan ratusan personel gabungan dari unsur Polri, TNI dan instansi terkait lainnya. ”Pada Operasi Ketupat Lodaya 2026 ini kami dari Polres Kuningan menerjunkan sebanyak 417 personel,” kata dia seperti dilansir dari Antara.
Dia menjelaskan, pengamanan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas masyarakat, selama arus mudik hingga libur Lebaran. Kepadatan lalu lintas diperkirakan terjadi di sejumlah jalur menuju destinasi wisata unggulan di Kabupaten Kuningan.
Baca Juga: Pemkot Cirebon Distribusikan 1.208 Paket Pangan Subsidi Jelang Lebaran
Salah satu kawasan yang diprediksi mengalami peningkatan volume kendaraan, yakni kawasan wisata Palutungan yang kerap menjadi tujuan wisatawan saat libur Lebaran. Untuk mengantisipasi kemacetan di kawasan tersebut, lanjut dia, Polres Kuningan menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan sesuai kondisi di lapangan.
”Kami sudah menyiapkan planning B, yakni rekayasa lalu lintas apabila terjadi kemacetan, khususnya di wilayah pariwisata seperti Palutungan. Jika terjadi kepadatan arus dari bawah, kami bisa menerapkan sistem one way,” ujar Ali Akbar.
Dia menuturkan selain menyiapkan rekayasa lalu lintas, terdapat tujuh pos pengamanan yang disiapkan untuk mendukung kelancaran arus mudik dan aktivitas masyarakat selama libur Lebaran. Tujuh pos tersebut terdiri atas pos pelayanan, pos terpadu, serta pos pengamanan yang ditempatkan di sejumlah titik keramaian dan wilayah yang dianggap rawan.
Baca Juga: Pemkab Kuningan Salurkan 2.124 Paket Sembako Bersubsidi Jelang Lebaran
”Keberadaan pos tersebut berfungsi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus memantau kondisi lalu lintas di sejumlah jalur utama,” terang Ali Akbar.
Di samping itu, kata dia, patroli rutin juga akan ditingkatkan terutama di kawasan yang diperkirakan mengalami lonjakan aktivitas Masyarakat. Seperti pusat perbelanjaan menjelang Lebaran hingga destinasi wisata setelah hari raya.
”Berdasar prediksi dari Kementerian Perhubungan sebagaimana disampaikan dalam amanat Kapolri, jumlah pemudik pada 2026 diperkirakan mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya,” ucap Ali Akbar.
Editor : Latu Ratri Mubyarsah