Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

OJK Cirebon Sasar Pelaku Usaha Kopi Guna Perkuat Akses Pembiayaan

Antara • Kamis, 22 Januari 2026 | 23:56 WIB
Petani menunjukkan hasil panen biji kopi di Kuningan. (Fathnur Rohman/Antara)
Petani menunjukkan hasil panen biji kopi di Kuningan. (Fathnur Rohman/Antara)

JawaPos.com–Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon menyasar pelaku usaha kopi di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan (Ciayumajakuning) untuk memperkuat literasi serta inklusi keuangan. Hal itu sebagai upaya memperkuat akses pembiayaan di sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

”Kami mendampingi pelaku UMKM, khususnya kopi, agar memahami dan memanfaatkan produk serta layanan keuangan formal secara optimal,” kata Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib seperti dilansir dari Antara di Cirebon.

Penguatan literasi dan inklusi keuangan menjadi fondasi penting bagi pelaku usaha di Ciayumajakuning, agar mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan. Menurut Agus, OJK selalu mendorong peran Lembaga Jasa Keuangan (LJK) agar menyediakan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan serta karakteristik UMKM.

Pendekatan tersebut, lanjut dia, diharapkan mampu menciptakan ekosistem keuangan yang inklusif, sehat, dan berorientasi pada pertumbuhan ekonomi daerah. Atas dasar tersebut, pihaknya turut memberikan edukasi dan literasi keuangan kepada para pelaku usaha kopi dalam kegiatan Satu Visi Mall UKM Coffee Fest 2026 di Kantor Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon.

”Kami sudah melaksanakan kegiatan edukasi dan literasi keuangan yang diikuti sekitar 100 pelaku UMKM, termasuk di bidang kopi untuk memahami akses pembiayaan legal,” tutur Agus Muntholib.

Selain itu, OJK Cirebon berkomitmen memperkuat perlindungan konsumen agar pelaku UMKM terhindar dari praktik keuangan ilegal yang dapat merugikan usaha. ”Kami ingin UMKM lebih percaya diri mengakses pembiayaan formal dan tidak lagi bergantung pada sumber pembiayaan yang berisiko,” ujar Agus Muntholib.

Sementara itu, Kepala DKUKMPP Kota Cirebon Iing Daiman mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara OJK, Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Cirebon dan pemerintah daerah.

”Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan bagi UMKM,” ungkap Iing Daiman.

Dia menilai kegiatan tersebut menjadi momentum strategis untuk meningkatkan kapasitas UMKM kopi di Kota Cirebon, agar tumbuh lebih kuat dan berdaya saing. Pemerintah daerah berkomitmen mendukung UMKM melalui penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas produk, serta perluasan akses pasar.

Selain itu, pihaknya menjalin kolaborasi dengan BI melalui riset dan penyediaan informasi komoditas unggulan daerah sebagai dasar pengembangan usaha. ”Kami melihat kolaborasi ini sangat penting agar UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berkembang dan naik kelas,” ucap Iing Daiman.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
#OJK Cirebon #umkm #kopi #ciayumajakuning #inklusi keuangan