JawaPos.com–Pemerintah Kota Cirebon menargetkan angka stunting bisa turun menjadi 13,95 persen pada tahun ini. Hal tersebut dilakukan melalui penguatan program terpadu dari hulu hingga hilir.
Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati mengatakan, upaya tersebut dilakukan dengan mengoptimalkan intervensi mulai dari ibu hamil, ibu menyusui, balita, remaja, hingga rumah tangga. Selain itu, pemkot memperkuat sinergisitas lintas sektor.
”Penurunan stunting tidak bisa dikerjakan sendiri oleh pemerintah, tetapi memerlukan dukungan dunia pendidikan, pelaku usaha, keluarga, dan seluruh lapisan masyarakat,” kata Siti Farida Rosmawati seperti dilansir dari Antara.
Dia menjelaskan, berdasar Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, stunting menjadi isu prioritas nasional dengan target 14 persen pada 2024. Fokus tersebut, tetap dilanjutkan dalam RPJMN 2025-2029 sebagai komitmen membangun generasi sehat dan unggul.
Sejalan dengan itu, lanjut Siti Farida Rosmawati, Pemkot Cirebon menempatkan penurunan stunting sebagai prioritas dalam RPJMD 2025-2029. ”Target tahun ini adalah menurunkan dari 14,9 persen menjadi maksimal 13,95 persen,” tutur dia.
Lebih lanjut dia menyampaikan, berdasar data pada 2023 angka stunting di Kota Cirebon mencapai 19,9 persen dan berhasil ditekan menjadi 14,9 persen pada 2024. Capaian tersebut tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak yang terlibat dalam program gizi, kesehatan ibu dan anak, edukasi masyarakat, serta perbaikan sanitasi lingkungan.
Dia menyampaikan salah satu langkah yang kini ditempuh adalah monitoring dan evaluasi terpadu bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, untuk memastikan program intervensi stunting berjalan tepat sasaran dan efektif di lapangan. Selain itu, pihaknya sedang mengembangkan inovasi berbasis data untuk memantau kondisi gizi anak, sehingga intervensi dapat dilakukan lebih cepat dan terukur.
Dia menegaskan program penurunan stunting merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan generasi sehat yang akan menjadi modal pembangunan Kota Cirebon di masa depan.
”Dengan kebersamaan dan komitmen yang kuat, kami ingin memastikan tidak ada anak Kota Cirebon yang kehilangan masa depan akibat stunting,” ucap Siti Farida Rosmawati.
Editor : Latu Ratri Mubyarsah