JawaPos.com–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon memprioritaskan upaya pelestarian kura-kura Belawa, satwa langka endemik di daerah itu. Pelestarian itu supaya populasinya tetap terjaga.
”Kami saat ini fokus untuk melestarikan dan menjaga populasi kura-kura Belawa. Melalui program konservasi, kami berupaya melindungi spesies ini,” kata Penjabat Bupati Cirebon Wahyu Mijaya seperti dilansir dari Antara di Cirebon.
Dia mengatakan, saat ini satwa tersebut hanya bisa ditemukan di Desa Belawa, Kabupaten Cirebon. Tepatnya di objek wisata Cikuya.
Hewan itu termasuk jenis Amyda cartilaginea atau bulus, tetapi dengan ciri fisik khusus yang tidak dimiliki kura-kura lain. Berdasar sejumlah studi, kata dia, ciri khas dari kura-kura Belawa terletak pada karapas atau dorsal yang berbentuk lebih cekung.
”Keunikan ini yang menjadi daya tarik kura-kura Belawa, dan keberadaannya merupakan aset berharga, bisa menarik minat wisatawan untuk mempelajari kura-kura ini,” ujar Wahyu Mijaya.
Wahyu menuturkan program pelestarian kura-kura Belawa terdiri atas proses penangkaran, perawatan, hingga penetasan telur yang dilakukan petugas khusus di objek wisata Cikuya. Hingga September, populasi hewan ini tercatat mencapai 300 kura-kura dewasa, sedangkan untuk anakan ada 2.494 tukik yang berhasil ditetaskan.
Dia menyebutkan terdapat 474 telur kura-kura yang saat ini dalam proses penetasan di objek wisata Cikuya di Desa Belawa, Cirebon.
”Pengelola sudah kami minta untuk memastikan telur-telur tersebut berada dalam kondisi yang aman, menghindari ancaman dari predator,” terang Wahyu Mijaya.
Wahyu menambahkan, tidak hanya menjaga populasi spesies tersebut, pelestarian ini juga menjadi potensi sebagai sarana edukasi bagi masyarakat terutama pelajar dan wisatawan untuk belajar tentang satwa langka tersebut.
”Konservasi ini tidak hanya tentang melindungi satwa langka, tetapi juga memberikan edukasi kepada generasi muda tentang pentingnya pelestarian alam. Ini bisa menjadi destinasi wisata edukatif yang menarik,” ucap Wahyu Mijaya.
Editor : Latu Ratri Mubyarsah