Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Presiden Prabowo Gelar Rapat Terbatas, Bahas Stabilitas Harga dan Kelancaran Arus Mudik di Ramadhan Tahun Ini

Fawwaz Ralli Perdana • Minggu, 2 Maret 2025 | 17:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama jajaran menteri di ruang tunggu Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (28/2/2025). (Dok. setneg.go.id)
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama jajaran menteri di ruang tunggu Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (28/2/2025). (Dok. setneg.go.id)

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Jumat (28/1/2024) usai menghadiri Penutupan Retret Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Tahun 2025.

Setibanya di Jakarta, Presiden langsung menggelar rapat terbatas bersama jajaran terkait guna membahas langkah strategis pemerintah menjelang Ramadhan 1446 Hijriah.

Dalam rapat yang berlangsung di ruang tunggu VIP, Presiden menyoroti berbagai langkah yang telah diambil pemerintah untuk memastikan stabilitas harga bahan pokok selama bulan suci. Ia menegaskan bahwa ketersediaan barang harus tetap terjaga agar masyarakat, terutama kalangan yang membutuhkan, tetap dapat menjangkau harga bahan pokok.

"Kita harus kerja keras supaya seluruh rakyat, terutama yang paling membutuhkan, tetap bisa mendapatkan bahan-bahan pokok dengan harga yang terjangkau. Saya yakin dan percaya kita bisa melakukannya," ujar Presiden dikutip dari setneg.go.id.

Selain itu, Presiden juga menekankan pentingnya pemantauan harga di pasar untuk menghindari praktik spekulan yang dapat menyebabkan lonjakan harga secara tidak wajar. Pemerintah akan menindak tegas pihak yang mencoba mengambil keuntungan berlebihan dari momen Ramadhan.

Tak hanya fokus pada bahan pokok, pemerintah juga memastikan kelancaran arus mudik jelang Idul Fitri. Presiden menugaskan sejumlah kementerian, seperti Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, dan Kementerian PUPR, untuk terus memantau kesiapan infrastruktur transportasi.

"Kementerian terkait akan terus memantau dan memastikan semua fasilitas transportasi serta pelayanan publik berjalan dengan lancar, aman, dan nyaman bagi masyarakat yang mudik," jelas Presiden.

Sebagai langkah konkret, pemerintah mempersiapkan penurunan harga tiket pesawat selama dua minggu ke depan. Langkah ini diambil untuk membantu masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman dengan biaya lebih terjangkau.

Selain tiket pesawat, pemerintah juga akan menurunkan tarif jalan tol di beberapa ruas utama yang menjadi jalur utama mudik. Penurunan tarif ini akan diberlakukan bertepatan dengan libur Idulfitri dan Hari Raya Nyepi, yang jatuh dalam periode yang berdekatan.

"Kita juga mempersiapkan penurunan tarif jalan tol di beberapa ruas utama selama libur panjang mendatang. Dengan ini, kita harapkan arus mudik bisa lebih lancar dan biaya perjalanan masyarakat lebih ringan," tambahnya.

Dalam rapat tersebut, Presiden juga mendengarkan laporan dari kementerian terkait mengenai stok pangan nasional serta kesiapan distribusi barang. Pemerintah memastikan bahwa stok bahan pokok tetap aman selama Ramadhan dan Idul Fitri.

Turut hadir dalam rapat terbatas ini antara lain Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.

Masih dilansir dari setneg.go.id, pemerintah berharap langkah-langkah strategis yang telah disiapkan dapat menjaga stabilitas harga serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah Ramadhan dan mudik Lebaran.

Dengan berbagai kebijakan yang telah dipersiapkan, pemerintah optimistis bahwa Ramadhan tahun ini dapat berjalan lebih lancar, baik dari segi ekonomi maupun transportasi. Masyarakat diharapkan dapat merasakan dampak positif dari upaya pemerintah dalam mengelola stabilitas harga dan arus mudik. (*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#rapat terbatas #presiden #harga #arus mudik #pemerintah #ramadhan #bahan pokok #prabowo subianto