Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Gen Alpha Minggir Dulu, 2025 Menandai Dimulainya Era Generasi Beta

Siti Nur Qasanah • Rabu, 1 Januari 2025 | 09:23 WIB
Generasi Beta atau Gen Beta
Generasi Beta atau Gen Beta

JawaPos.com - Jika Anda baru mengetahui Generasi Z atau Generasi Alpha, maka bersiap-siaplah untuk generasi anak-anak baru yang memulai debutnya setelah 1 Januari 2025.

Generasi baru itu disebut dengan Generasi Beta.

Dilansir dari sbs.com.au, Generasi Beta atau Gen Beta berkaitan dengan orang yang lahir antara tahun 2025 dan 2039.

Mereka diperkirakan akan membentuk 16 persen dari populasi global, dan banyak di antaranya akan hidup cukup lama untuk menyaksikan datangnya abad ke-22.

Tidak seperti Gen Z, yang menyaksikan transisi dari analog ke digital, Gen Beta akan tumbuh dalam dunia yang sepenuhnya terintegrasi secara teknologi, yang sekarang didukung dengan kecerdasan buatan (AI).

Hasilnya, Gen Beta akan menunjukkan kefasihan teknologi yang sangat tinggi.

Gen Beta juga akan mewarisi dampak perubahan iklim.

Dilansir dari TODAY.com, Gen Beta akan menghadapi dunia yang dipenuhi dengan berbagai tantangan sosial yang kompleks.

"Akan mewarisi dunia yang bergulat dengan berbagai tantangan sosial yang besar," tulis demografer dan futuris Mark McCrindle dalam sebuah posting blog.

"Dengan perubahan iklim, pergeseran populasi global, dan urbanisasi yang cepat di garis depan, keberlanjutan tidak hanya akan menjadi pilihan, tetapi juga harapan," lanjut McCrindle.

Sementara itu, Jason Dorsey, seorang peneliti generasi dan penulis buku Zconomy: How Gen Z Will Change the Future of Business — and What to Do About It, mengatakan bahwa Gen Beta akan memulai hidup dengan cara yang sangat berbeda dengan Gen Alpha.

Gen Beta akan lahir di dunia yang sepenuhnya telah melewati pandemi Covid-19. Sebagian besar dari mereka bahkan diperkirakan akan hidup hingga abad ke-22.

Meski Gen Beta yang termuda mungkin tidak mengalami langsung dampak penutupan sekolah dan isolasi sosial akibat Covid-19, keluarga serta saudara-saudara mereka akan tetap membawa pengaruh jangka panjang dari peristiwa tersebut.

"Itu mungkin sesuatu yang pernah dialami oleh kakak-kakak mereka, tentu saja sesuatu yang mereka pelajari dari sejarah, tetapi belum tentu merupakan peristiwa kontemporer," katanya.

Menurut Dorsey, Gen Beta kemungkinan akan lebih menguasai perangkat pintar dan kecerdasan buatan dibandingkan generasi sebelumnya. Seperti halnya Gen Alpha, mereka akan mengandalkan perangkat pintar dan kecerdasan buatan untuk memecahkan masalah.

Mereka juga kemungkinan besar akan tumbuh dengan perubahan iklim sebagai kenyataan yang mengerikan dengan konsekuensi yang lebih langsung pada kehidupan mereka.

Saat mereka dewasa, mereka akan melihat para pemimpin Gen X dan baby boomer yang menghadapi masalah ini perlahan-lahan digantikan oleh Generasi Menial dan Gen Z.

"Kita mungkin akan memiliki Gen Z sebagai pejabat terpilih saat Gen Beta sudah cukup umur untuk memilih," kata Dorsey.

"Perubahan iklim akan terus menjadi masalah yang sangat besar bagi mereka," lanjut dia.

(*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#Generasi Beta #2025 #Generasi Alpha #Gen Beta