JawaPos.com - Arunika Garden di Kuningan menjadi salah satu destinasi wisata keluarga yang menawarkan pengalaman menyenangkan dengan suasana taman terbuka, wahana kekinian, hingga mini zoo yang edukatif.
Lokasi Arunika Garden sangat strategis, hanya sekitar 3 menit dari Hotel Icon Kuningan, dan mudah diakses kendaraan pribadi. Biaya parkir pun cukup terjangkau, hanya Rp5.000.
Di sekitar area parkir, terlihat pembangunan beberapa wahana baru seperti gokart dan panjat tebing yang ditargetkan selesai sebelum Lebaran. Meski belum rampung, antusiasme pengunjung tetap tinggi, terlebih karena suasana di dalamnya menawarkan beragam aktivitas menarik untuk semua usia.
Dilansir dari YouTube De Melvi, begitu masuk ke area taman, pengunjung akan disambut suasana hijau yang asri dengan spot-spot foto menarik. Salah satu yang mencuri perhatian adalah taman bergaya Jepang lengkap dengan dekorasi pohon sakura. Meski bunga-bunganya berbahan sintetis, tampilannya tetap memanjakan mata dan cocok untuk berfoto.
Tak jauh dari taman, terdapat kolam ikan besar yang airnya jernih, dihuni oleh ikan-ikan berukuran cukup besar. Area ini sering menjadi favorit anak-anak yang senang memberi makan ikan sambil menikmati suasana alam terbuka.
Daya tarik utama lainnya adalah Skywalk, yaitu jembatan kaca yang menyuguhkan pemandangan perkampungan dan gunung di kejauhan.
Untuk mengaksesnya, pengunjung perlu membeli tiket seharga Rp20.000 per orang. Sementara itu, tiket masuk ke taman bawah hanya Rp15.000.
Anak-anak dengan tinggi di bawah 80 cm dibebaskan dari tiket masuk. Pengelola memberikan stempel tangan sebagai penanda akses, berlaku hingga pukul 18.00.
Pemandangan dari atas jembatan sangat memukau, terutama menjelang senja. Spot ini menjadi favorit bagi pengunjung yang ingin menikmati sunset sambil berfoto dengan latar alam yang menawan.
Arunika Garden juga menyediakan area mini zoo yang cocok untuk edukasi anak-anak. Di sini, pengunjung bisa berinteraksi langsung dengan berbagai hewan seperti kambing, domba, ayam kalkun, merpati, hingga kura-kura. Makanan hewan seperti jagung juga tersedia agar pengunjung bisa memberi makan langsung.
Tidak ada biaya tambahan untuk mengakses mini zoo, menjadikannya fasilitas yang ramah keluarga. Selain itu, tersedia juga terapi ikan, yaitu kolam kecil berisi ikan yang memberikan sensasi geli saat menyentuh kaki pengunjung.
Area mini zoo juga menampilkan koleksi reptil seperti ular sanca, ular air, dan biawak. Beberapa kandang berisi burung eksotis seperti mandar biru dan burung pecuk, meski belum semua dilengkapi papan nama atau informasi. Hal ini bisa menjadi catatan bagi pengelola agar pengunjung mendapatkan pengalaman yang lebih informatif. (*)
Editor : Siti Nur Qasanah