JawaPos.com–Kuningan merupakan kabupaten di Provinsi Jawa Barat dikenal dengan keindahan alam yang asri dan udara sejuk pegunungan. Juga memiliki kekayaan kuliner yang menggugah selera.
Dari makanan berat hingga camilan tradisional, setiap sajian memiliki cita rasa unik yang mencerminkan budaya dan kearifan lokal. Berikut adalah beberapa kuliner khas Kuningan yang patut dicoba.
- Nasi Kasreng
Nasi kasreng adalah sajian khas yang sederhana namun menggoda. Nasi putih hangat disajikan dengan lauk pauk seperti ikan asin, sambal, tempe, dan sayuran rebus. Makanan ini sering ditemui di warung-warung kecil dengan harga yang ramah di kantong. Meski tampak sederhana, perpaduan rasa dari setiap kondimen menjadikan nasi kasreng sangat lezat.
- Hucap
Hucap adalah akronim dari tahu kecap. Rasanya berbeda dari tahu kecap biasa. Tahu goreng ini disajikan dengan bumbu kacang yang kental dan kecap manis, ditambah sedikit cabai dan bawang goreng. Rasanya gurih, manis, dan pedas. Hucap kerap disantap sebagai sarapan atau makan siang.
- Peuyeum Ketan
Peuyeum Ketan adalah makanan khas dari Kabupaten Kuningan yang terbuat dari beras ketan yang difermentasi. Proses pembuatannya dimulai dengan merendam beras ketan hingga lunak, kemudian dikukus dan dicampur dengan ragi sebelum dibungkus dengan daun, seperti daun pisang atau daun jambu air, dan didiamkan selama 2-4 hari hingga fermentasi selesai. Hasilnya adalah kue yang memiliki tekstur lembut dengan rasa manis segar dan sedikit asam. Dengan keunikan rasa dan proses pembuatannya, peuyeum ketan menjadi salah satu oleh-oleh populer bagi wisatawan yang berkunjung ke Kuningan.
- Rujak Kangkung
Rujak kangkung khas Kuningan adalah salah satu hidangan segar dan pedas yang berasal dari Kabupaten Kuningan. Seperti namanya, hidangan ini berbahan dasar kangkung yang direbus kemudian disiram dengan sambal rujak yang kaya akan rasa.
- Golono
Golono adalah makanan tradisional yang terbuat dari ampas tahu yang dicampur dengan bumbu rempah seperti bawang putih, bawang merah, dan daun bawang. Biasanya, ampas tahu ini diolah dengan cara digoreng hingga kering dengan dibaluri adonan tepung seperti pisang goreng. Golono memiliki tekstur yang lembut di dalam dan sedikit renyah di luar, sehingga memberikan perpaduan rasa gurih dan lezat.
- Papais Monyong
Papais monyong adalah kue tradisional khas Kuningan dengan bentuk yang unik menyerupai limas segitiga sehingga membuatnya mudah dikenali. Kue ini terbuat dari tepung ketan yang lembut dan kenyal, dibungkus dengan daun pisang, serta berisi enten (kelapa parut dicampur gula merah) atau kacang hijau halus. Perpaduan rasa manis, gurih, dan aroma daun pisang yang khas membuat papais monyong menjadi camilan yang populer.
- Kue Kwecang
Kue kwecang adalah jajanan tradisional yang memiliki kemiripan dengan bakcang, namun dengan ukuran yang lebih kecil dan isian yang lebih sederhana. Kue ini terbuat dari beras ketan yang direndam, dikukus, dan dibungkus dengan daun bambu. Teksturnya yang kenyal dan rasa yang khas membuatnya menjadi camilan yang populer.
- Gemet
Gemet adalah camilan khas Kuningan yang memiliki kemiripan dengan combro, namun dengan ukuran yang lebih kecil dan isian dage atau oncom bakar khas Kuningan. Gemet terbuat dari singkong yang diparut dan dicampur dengan dage serta bumbu-bumbu, sehingga memiliki tekstur yang renyah di luar dan lembut di dalam.
Nama gemet sendiri berasal dari kata dage saemet atau dage sedikit, mengacu pada jumlah isian. Dengan rasa gurih dan sedikit pedas dari dage, serta aroma khas singkong yang digoreng, gemet menjadi salah satu jajanan tradisional yang populer di Kuningan dan sering dijual di pasar-pasar tradisional.
- Tahu Lamping/Tahu Kopeci
Tahu lamping atau tahu kopeci adalah kuliner khas Kuningan yang memiliki sejarah panjang dan cita rasa unik. Dinamakan demikian karena konon dibuat pertama kali oleh salah seorang pasukan Cheng Ho bernama Huang Lam Ping. Berbeda dengan tahu Sumedang, tahu lamping memiliki tekstur yang lebih padat dan kenyal di dalam, serta kulit yang lebih lembut. Rasanya yang gurih dan sedikit asin membuatnya menjadi camilan yang populer. Tahu lamping biasanya disajikan hangat dan sering dinikmati bersama lontong atau nasi. Selain lezat, tahu lamping juga menjadi oleh-oleh khas Kuningan yang banyak dicari wisatawan.
- Ketempling
Ketempling adalah makanan ringan khas Kuningan yang terbuat dari bahan dasar singkong. Makanan ini dikenal dengan rasa gurih dan renyah, serta memiliki bentuk bulat kembung dengan bagian tengah yang kopong, mirip dengan keripik gemblong. Ketempling biasanya disajikan sebagai camilan ringan dan menjadi salah satu kuliner yang wajib dicicipi saat berkunjung ke Kuningan.
Editor : Latu Ratri Mubyarsah