JawaPos.com–Kesenian dan kebudayaan dari Kota Cirebon banyak menarik wisatawan untuk berkunjung melihat kearifan lokal yang ditawarkan. Baik benda hingga non benda. Salah satunya yang cukup menarik bagi para pengunjung, yaitu Topeng Cirebon.
Melansir dari indonesia.go.id, topeng biasanya digunakan untuk tari topeng sebagai properti yang penting. Topeng yang gunakan melambangkan tokoh. Corak bentuk topeng yang akan digunakan penari memiliki karakter tersendiri.
Dilansir dari cirebonkota.go.id, terdapat 5 jenis topeng yang digunakan penari. Yakni Topeng Panji, yang memiliki corak muka putih yang menandakan bahwa tokoh yang diperankan penari suci atau melambangkan kesucian. Selanjutnya Topeng Samba (Pamindo), yang memiliki corak muka anak-anak yang ceria dan suka bermain.
Kemudian Topeng Rumyang, menggambarkan remaja muda. Topeng Patih (Tumenggung), menggambarkan orang tua yang memiliki ketegasan dan bertanggung jawab. Dan Topeng Kelana (Rahwana), menggambarkan emosi atau amarah.
Kelima jenis topeng melambangkan atau menjadi siklus yang akan dilalui manusia. Mulai dari kanak-kanak hingga masa dewasa. Kelima jenis topeng ini disebut Panca Wanda atau lima rupa yang memiliki makna di setiap jenis topeng.
Bahan yang digunakan untuk pembuatan topeng yang memiliki corak yang menarik ini adalah kayu jaran, kayu waru, atau kayu lawe, yang memiliki tekstur yang mudah untuk dibentuk.
Walaupun memiliki tekstur yang mudah dibentuk, pembuatan juga tidak cepat karena perlu ketelitian dan ketekunan dalam membuat topeng ini.
Editor : Latu Ratri Mubyarsah