Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Hati-Hati, 7 Kesalahan Sepele Ini Bisa Jadi Penyebab Bau Badan yang Tidak Hilang-Hilang

Rabbany Wanadriani • Jumat, 19 September 2025 | 08:00 WIB
Ilustrasi bau badan (Dok. Freepik)
Ilustrasi bau badan (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Bau badan yang mengganggu bisa menyerang siapa saja, bahkan setelah kamu sudah mandi bersih, memakai deodoran, dan mengenakan pakaian baru. Seringkali, bau badan bukan hanya soal kebersihan yang buruk, melainkan tanda bahwa ada kesalahan dalam rutinitas perawatan tubuh Anda.

Dilansir dari English Jagran, berikut adalah tujuh kesalahan yang tanpa disadari bisa membuat bau badan kamu semakin parah.

1. Sabun Berbahan Kimia Keras

Hindari penggunaan sabun antibakteri yang terlalu keras pada ketiak karena dapat mengganggu mikrobioma kulit, yaitu keseimbangan bakteri baik dan jahat. Sebaliknya, bersihkan area tersebut sekali sehari dengan pembersih yang lembut dan hindari scrub yang kasar. Pendekatan lembut ini mencegah pertumbuhan berlebih mikroba penyebab bau badan.

2. Melewatkan Eksfoliasi

Meskipun eksfoliasi berlebihan berbahaya, menghindarinya sama sekali juga tidak baik. Melewatkan eksfoliasi dapat menyebabkan penumpukan sel kulit mati, residu produk, dan keringat, yang menjadi tempat berkembang biaknya bakteri. Lakukan eksfoliasi sekali atau dua kali seminggu dengan produk yang lembut untuk mencegah pori-pori tersumbat dan menjaga ketiak tetap sehat.

3. Mencukur dengan Tidak Benar

Mencukur ketiak bisa mengurangi bau badan, tetapi teknik yang salah dapat menyebabkan iritasi, rambut tumbuh ke dalam, dan luka. Ini menciptakan titik masuk bagi bakteri dan memperburuk bau badan. Untuk mencukur dengan aman, gunakan pisau cukur yang bersih dan gel cukur atau sabun lembut.

4. Pakai Deodoran Terlalu Banyak

Penyalahgunaan deodoran dan antiperspiran justru bisa memperparah bau badan. Menggunakannya secara berlebihan atau tanpa mencucinya dapat menjebak bakteri, bercampur dengan keringat, dan mengiritasi kulit sensitif. Akibatnya, terjadi peradangan dan bau badan. Gunakan produk ini pada kulit yang bersih dan kering, lalu biarkan kulit kamu bernapas, terutama semalaman.

5. Tidak Mengeringkan dengan Benar

Terburu-buru berpakaian setelah mandi dapat menyebabkan penumpukan kelembapan di ketiak. Kondisi ini menciptakan lingkungan yang ideal untuk pertumbuhan bakteri. Setelah mandi, tepuk-tepuk ketiak dengan handuk secara perlahan hingga benar-benar kering. Luangkan beberapa detik untuk memastikan tidak ada kelembapan berlebih.

6. Bahan Pakaian yang Tidak Sesuai

Kain sintetis seperti poliester dan nilon dapat menahan kelembapan, menciptakan lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan bakteri. Sebaiknya pilih kain yang menyerap keringat, seperti katun atau linen, terutama pada hari yang hangat atau lembap. Selain itu, ganti pakaian setelah berolahraga meskipun kamu tidak merasa berkeringat untuk mencegah pertumbuhan bakteri.

7. Mengabaikan Pola Makan

Apa yang kamu makan juga memengaruhi bau badan. Makanan seperti bawang putih, bawang merah, daging merah, dan alkohol dapat mengubah aroma alami tubuh. Dehidrasi juga dapat mengonsentrasikan senyawa keringat, sehingga memperparah bau badan. Minum banyak air putih dan konsumsi makanan bergizi dapat membuang racun dan mengurangi bau badan.

Dengan menghindari tujuh kesalahan ini, kamu dapat menjaga tubuh tetap segar dan bebas bau badan sepanjang hari.

Editor : Candra Mega Sari
#penyebab bau badan #kesalahan fatal #bau badan