Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Ptosis: Memahami Penyebab, Gejala, dan Pengobatan Kelopak Mata yang Turun

Amanda Zakiya Mufidatul Khoiroh • Rabu, 22 Januari 2025 | 17:00 WIB

Ilustrasi seseorang yang mengalami ptosis
Ilustrasi seseorang yang mengalami ptosis
JawaPos.com - Ptosis adalah istilah untuk menggambarkan kelopak mata yang turun, sehingga mata terlihat mengantuk. Meski tidak terasa sakit, ptosis bisa saja menandakan adanya penyakit serius yang dapat menyebabkan kebutaan. 

Ptosis bisa terjadi pada satu atau kedua kelopak mata. Dalam kasus yang parah, penurunan kelopak mata dapat menutupi sebagian besar atau seluruh pupil, sehingga penglihatan jadi terbatas atau terhalang sepenuhnya.

Ptosis umumnya berkembang secara bertahap sejak lahir, walaupun ada juga yang terjadi secara tiba-tiba. Biasanya, ptosis yang muncul tiba-tiba mengarah ke kondisi serius terkait gangguan pada otak, saraf, dan rongga mata.

Pada dasarnya, penyebab ptosis dapat dibedakan menjadi tiga kelompok, yaitu akibat kondisi alam, kondisi medis tertentu, atau efek samping prosedur medis. Berikut penjelasan selengkapnya, dilansir dari laman siloamhospitals.com.

1. Ptosis Akibat Kondisi Alami

Penuaan menyebabkan otot kelopak mata melemah, sering dialami oleh orang lanjut usia. Ptosis juga bisa terjadi sejak lahir akibat kelainan perkembangan otot.

2. Ptosis Akibat Kondisi tTertentu

Beberapa kondisi medis seperti cedera mata, myasthenia gravis, atau infeksi dapat menyebabkan ptosis, terutama jika terjadi di kedua kelopak mata.

3. Prosis Akibat Efek Samping Prosedur Medis

Jarang terjadi, ptosis juga bisa muncul setelah prosedur medis seperti operasi katarak atau suntik botox.

Baca Juga: Ingin Mata Panda Hilang? Kenali 8 Penyebab Utama dan Cara Alami untuk Mengatasinya

Gejala utama ptosis adalah turunnya salah satu atau kedua kelopak mata yang menutup sebagian atau bahkan seluruh pupil, mengganggu penglihatan. Gejala umum ptosis meliputi lipatan kelopak mata atas tidak simetris, kebiasaan mengangkat dagu atau menaikkan alis untuk melihat jelas, nyeri leher atau sakit kepala akibat sering mengangkat dagu, kelainan pergerakan bola mata.

Dilansir dari laman alodokter.com, ptosis dapat ditangani secara alami atau dengan pengobatan medis. Tujuan perawatannya adalah untuk memperbaiki penglihatan dan penampilan.

Dokter mata akan menanyakan keluhan pasien dan melakukan pemeriksaan untuk menemukan penyebabnya. Jika penyebabnya dari penyakit lain, dokter mungkin akan merujuk ke spesialis lain.

Untuk ptosis kongenital, operasi mungkin dibutuhkan lebih awal untuk mencegah masalah penglihatan. Pada orang dewasa, operasi kelopak mata sering dilakukan, dan kacamata khusus juga bisa membantu. Penting untuk memeriksakan diri ke dokter jika mengalami ptosis.

Ptosis adalah kondisi yang tidak dapat dicegah, terutama jika bersifat bawaan. Namun, ada cara untuk meminimalkan risiko ptosis yang didapat, seperti:

• Membatasi penggunaan lensa kontak
• Menghindari kebiasaan menggosok mata
• Menjalani pengobatan rutin untuk penyakit yang dapat menyebabkan ptosis

Editor : Candra Mega Sari
#gejala #kelopak mata #ptosis #penyebab ptosis