Mengenal Runner's Itch
Melansir dari laman Cleveland Clinic, kondisi gatal saat berlari dikenal sebagai runner's itch. Sensasi gatalnya seperti ditusuk-tusuk di area kulit ketika mulai berlari.
Rasa gatal ini umumnya menyerang kaki atau perut, dan intensitasnya bisa sangat mengganggu hingga membuat anda berhenti berlari dan menggaruk. Yang perlu anda ketahui, kondisi ini tidak berbahaya dan bersifat sementar. Umumnya, rasa gatal akan mereda setelah olahraga selesai.
Rasa gatal ini juga tidak hanya muncul spesifik dalam olahraga lari saja, tetapi juga bisa muncul saat aktivitas kardio lain yang meningkatkan detak jantung dan sirkulasi darah.
Penyebab Rasa Gatal Muncul
Melansir dari laman Healthline, terdapat beberapa penyebab yang menjadi pemicu rasa gatal muncul ketika mulai berlari
1. Peningkatan Alirah Darah
Jika anda jarang berolahraga atau baru kembali ke rutinitas lari, rasa gatal bisa muncul. Saat berlari, detak jantung dan aliran darah meningkat untuk mengirim lebih banyak oksigen ke otot. Hal ini menyebabkan pembuluh darah kapiler dan arteri melebar dan menstimulasi sel saraf, yang dapat memicu rasa gatal.
2. Pelepasan Histamin
Ketika anda berolahraga tubuh melepaskan histamin untuk mencegah kelelahan. Histamin ini yang menyebabkan pembuluh darah melebar yang berkontribusi pada sensasi gatal.
3. Kulit Sensitif
Anda mungkin lebih rentan terhadap rasa gatal saat berlari jika memiliki kulit sensitif. Barangkali anda memiliki alergi terhadap deterjen, pelembut pakaian, atau bahan pakaian tertentu yang menyebabkan gatal.
4. Gesekan
Gesekan antara kulit dan pakaian, seperti di area paha atau kulit yang mengenakan aksesori seperti tali jam tangan dapat menimbulkan iritasi yang memicu rasa gatal.
Tips Mencegah Rasa Gatal saat Berlari
Melansir dari laman Health Central, terdapat beberapa tips untuk mencegah rasa gatal saat berlari
-
Mulai Perlahan dan Tingkatkan Bertahap: Rasa gatal muncul karena tubuh belum terbiasa dengan peningkatan aliran darah secara tiba-tiba. Maka dari itu tingkatkan intensitas dan durasi lari anda secara bertahap untuk memberi waktu bagi pembuluh darah dan saraf anda menyesuaikan diri.
-
Gunakan Pakaian yang Nyaman: Pakaian olahraga yang ringan dan menyerap kelembaban dapat membantu mengurangi iritasi dan menjaga kulit tetap kering, sehingga mengurangi gesekan dan gatal.
-
Hindari Makanan Pemicu: Meski pada umumnya rasa gatal muncul karena pembuluh darah dan stimulasi saraf, makanan dan minuman juga dapat memperburuk kondisinya. Termasuk kafein yang dapat membuat membuat dehidrasi, sehingga kulit rentan terhadap gesekan. Juga hindari makanan pedas yang dapat meningkatkan suhu tubuh dan aliran darah.
Jika rasa gatal sangat parah, disertai ruam atau gejala lain, dan tidak membaik dengan langkah-langkah di atas, maka segera konsultasikan dengan dokter.
Editor : Candra Mega Sari