JawaPos.com–Pemerintah Kabupaten Cirebon melestarikan nilai sejarah dan perjuangan para pendiri daerah melalui kegiatan ziarah dan napak tilas. Hal itu dilakukan dalam rangka Hari Jadi Ke-544 Kabupaten Cirebon.
Bupati Cirebon Imron mengatakan, kegiatan tersebut penting untuk mengingat kembali sejarah berdirinya Kabupaten Cirebon serta meneladani perjuangan para tokoh pendahulu.
”Sebagai penerus yang hidup pada zaman sekarang, kami tidak boleh melupakan sejarah karena ada spirit perjuangan para pendiri yang harus terus dilestarikan,” kata Imron dilansir dari Antara di Cirebon.
Baca Juga: Astra Tol Cipali Sebut Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Kelancaran Arus Mudik
Dia menuturkan Kabupaten Cirebon tidak berdiri begitu saja, melainkan melalui proses panjang yang penuh perjuangan dari para tokoh yang membangun wilayah tersebut. Salah satu tokoh yang memiliki peran penting dalam sejarah berdirinya Kabupaten Cirebon adalah Sunan Gunung Jati.
Menurut dia, ziarah yang dilakukan pemerintah daerah juga menjadi bentuk penghormatan kepada para pendiri sekaligus memohon doa agar mampu melanjutkan perjuangan mereka.
”Kami melakukan ziarah untuk memohon doa agar dapat meneruskan perjuangan para pendiri, dan membawa Kabupaten Cirebon menjadi lebih sejahtera,” ujar Imron.
Baca Juga: KPK Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono Terkait Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bekasi
Dia mengatakan, nilai-nilai yang diwariskan para tokoh tidak hanya berkaitan dengan sejarah, tetapi juga mencakup nilai keagamaan dan budaya. Selain itu, para pendiri daerah telah meninggalkan pesan penting tentang kepedulian terhadap masyarakat kecil dan kaum kurang mampu.
Oleh karena itu, lanjut dia, pemerintah daerah terus berupaya mendorong pembangunan di berbagai sektor seperti ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Pelestarian budaya lokal juga menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah agar identitas Cirebon tetap terjaga.
Imron berharap, peringatan Hari Jadi Ke-544 Kabupaten Cirebon dapat memperkuat kesadaran masyarakat untuk menghargai sejarah serta meneladani perjuangan para tokoh yang berjasa bagi daerah tersebut.
”Nilai-nilai sejarah dan budaya tersebut harus terus diwariskan kepada generasi muda,” ungkap Imron.
Editor : Latu Ratri Mubyarsah