JawaPos.com–Tim gabungan terdiri atas unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, serta masyarakat dikerahkan untuk menangani sampah yang menumpuk di Pantai Baro Gebang, Kabupaten Cirebon.
Bupati Cirebon Imron mengatakan, aksi bersih-bersih tersebut, sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) dicanangkan pemerintah pusat.
”Pemerintah daerah bersama forkopimda, TNI, Polri hingga unsur kecamatan melaksanakan bersih-bersih pantai di Gebang,” ujar Imron seperti dilansir dari Antara di Cirebon.
Dia menuturkan, pengerahan tim tersebut, bentuk kolaborasi lintas sektor dalam menangani persoalan sampah yang selama ini sering menumpuk di kawasan pantai. Material sampah yang menumpuk di pantai sebagian besar berasal dari aktivitas masyarakat yang membuang sampah tidak pada tempatnya, kemudian terbawa aliran sungai hingga laut.
”Kalau terjadi banjir, sampah dari sungai akan terbawa dan ujungnya menumpuk di pantai seperti yang kita lihat sekarang,” terang Imron.
Bupati memastikan kegiatan pembersihan pantai tersebut, dapat dilakukan secara berkelanjutan dan tidak berhenti pada satu kesempatan saja. Dia meminta peran aparatur desa dan tokoh masyarakat untuk ikut membina warga, agar lebih disiplin dalam mengelola sampah sejak dari lingkungan permukiman.
”Kebersihan harus dimulai dari desa. Kalau dari desa sudah bersih, maka pantai juga akan terjaga,” tandas Imron.
Dia menyampaikan apresiasi kepada Kodim 0620/Kabupaten Cirebon yang mempelopori pengerahan personel dan koordinasi lintas instansi dalam kegiatan tersebut.
Komandan Kodim 0620/Kabupaten Cirebon Letkol Inf Nizar Bachtiar mengatakan, kegiatan bersih-bersih pantai ini, melibatkan sekitar 300 personel dari berbagai unsur. Area pantai yang dibersihkan pada tahap awal mencapai sekitar dua kilometer, dengan volume sampah yang cukup besar dan didominasi sampah plastik.
Dandim menilai, besarnya volume sampah membuat kegiatan pembersihan tidak dapat diselesaikan dalam satu hari. Sehingga akan dilakukan secara bertahap.
”Kegiatan ini kita laksanakan secara berkelanjutan sampai seluruh material sampah di kawasan pantai ini dapat dibersihkan,” kata Nizar Bachtiar.
Editor : Latu Ratri Mubyarsah