Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

OJK Perkuat Penyaluran KUR untuk UMKM di Indramayu

Antara • Sabtu, 31 Januari 2026 | 13:27 WIB
Perajin batik complongan di sentra batik Indramayu. (Fathnur Rohman/Antara)
Perajin batik complongan di sentra batik Indramayu. (Fathnur Rohman/Antara)

JawaPos.com–Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon memperkuat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kabupaten Indramayu. Hal tersebut sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib mengatakan, penguatan program dilakukan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), serta seluruh lembaga jasa keuangan (LJK).

”Penguatan program KUR dibahas dalam audiensi antara OJK Cirebon, dengan pemerintah daerah dan pimpinan LJK,” kata Agus Muntholib seperti dilansir dari Antara.

Dia menjelaskan, audiensi tersebut menjadi forum untuk menyelaraskan kebijakan, serta langkah konkret dalam memperluas pembiayaan produktif yang inklusif dan berkelanjutan. Hingga 30 November 2025, penyaluran KUR di Kabupaten Indramayu telah mencapai Rp 1,28 triliun dengan jumlah debitur sebanyak 28.294 orang.

Selain KUR, kata dia, penyaluran Kredit Modal Kerja (KMK) di daerah tersebut juga tercatat mencapai Rp 3,8 triliun atau sekitar 19 persen dari total penyaluran KMK di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan (Ciayumajakuning).

”Capaian tersebut menunjukkan KUR dan KMK, masih menjadi instrumen pembiayaan utama bagi UMKM di Indramayu untuk menjaga keberlangsungan usaha sekaligus meningkatkan skala bisnis,” ungkap Agus Muntholib.

Dia menilai peran aktif perbankan dan LJK lainnya sangat strategis dalam memperluas akses pembiayaan, khususnya bagi sektor unggulan daerah. Yakni meliputi pertanian, perikanan tangkap, usaha garam, serta industri kreatif batik complongan yang menjadi penggerak ekonomi masyarakat Indramayu.

”Kami mendorong LJK di wilayah Indramayu mengoptimalkan penyaluran KUR yang berkualitas, disertai edukasi dan literasi keuangan agar pembiayaan dimanfaatkan secara sehat dan produktif,” tutur Agus Muntholib.

Sementara itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan, sektor pertanian, perikanan, dan UMKM membutuhkan dukungan pembiayaan yang mudah diakses, cepat, serta tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian. Dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan penyaluran KUR, sebagai instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.

”Kami berkomitmen mendukung program literasi dan inklusi keuangan bersama OJK dan LJK hingga ke tingkat kecamatan dan desa,” beber Lucky Hakim.

Lucky menambahkan, banjir yang melanda Indramayu pada Januari 2026 dan berdampak pada sekitar 11.000 hektare tambak meningkatkan kebutuhan pembiayaan bagi pelaku usaha perikanan serta UMKM.

”Oleh karena itu, penguatan KUR dinilai menjadi langkah strategis untuk mendukung pemulihan usaha masyarakat secara cepat dan terukur,” ucap Lucky Hakim.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
#kabupaten indramayu #OJK Cirebon #kredit usaha rakyat #umkm