JawaPos.com–Kepolisian Resor (Polres) Kuningan membantu proses identifikasi jasad yang ditemukan di puncak Gunung Ciremai. Identitas pria itu dipastikan merupakan warga Kecamatan Cigandamekar, Kuningan bernama Urip Masurip, 41.
Kepala Polres Kuningan M. Ali Akbar mengatakan, tim inafis berperan dalam memastikan identitas korban melalui pemeriksaan ilmiah dan pencocokan data dengan pihak keluarga.
”Identifikasi dikuatkan dengan beberapa bukti yang identik, mulai dari pakaian, sarung, sandal, serta hasil pemeriksaan sidik jari yang cocok dengan milik korban,” kata M. Ali Akbar seperti dilansir dari Antara.
Dia menyebutkan, hasil tersebut mengakhiri misteri penemuan jasad tanpa identitas di kawasan puncak gunung tertinggi di Jawa Barat itu, yang dilaporkan sejak Rabu (29/10). Proses evakuasi jenazah dilakukan Tim SAR Gabungan, yang membawa korban ke basecamp Linggajati pada Jumat (31/10) sekitar pukul 23.00 WIB, setelah terkendala cuaca buruk dan medan berat.
”Tim bekerja tanpa henti sejak laporan penemuan mayat diterima,” ujar M. Ali Akbar.
Menurut Ali, medan menuju lokasi penemuan jenazah sangat terjal dan licin, sementara cuaca di puncak sering berubah cepat sehingga memperlambat pergerakan tim. Setelah identitas korban dipastikan, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Dia menyampaikan berdasar pemeriksaan awal, korban diperkirakan telah meninggal lebih dari 10 hari sebelum ditemukan di puncak gunung tersebut.
Sementara itu Jaenudin, sepupu korban, menyebut pihak keluarga mengenali sejumlah barang pribadi yang ditemukan di lokasi. Korban telah meninggalkan rumah sejak sebulan lalu, kemudian dilaporkan hilang ke Polsek setempat pada 7 Oktober 2025.
”Korban diketahui sudah bercerai dan memiliki dua anak. Kami yakin itu Urip, terutama setelah melihat sarung dan pakaian yang biasa dia pakai,” ucap Jaenudin.
Editor : Latu Ratri Mubyarsah