Setelah bertemu dengan sungai yang menjadi tujuan mereka, Raden Bagus dan Ki Tinggil membuat sebuah tempat pedukuhan untuk Sungai Cimanuk ini sesuai dengan petunjuk ketika Raden Bagus sedang melakukan tapa brata. Tidak lama setelah itu, terdapat juga seorang wanita cantik yang membantu mendirikan pedukuhan dan bernama Nyi Endang Dharma.
Akan tetapi selama pembangunan, terjadi cekcok dengan Pangeran Guru dan pada akhirnya melalui adanya kesaktian dari Nyi Endang Dharma, cekcok tersebut bisa diselesaikan dan Raden Bagus pun tertarik dengan kesaktian Nyi Endang Dharma dan ingin mengujinya. Akan tetapi, Nyi Endang Dharma gagal saat mengetes kesaktiannya dengan Raden Bagus.
Nyi Endang Dharma tidak bisa mengalahkan Raden Bagus dan dia memilih untuk pergi dari pedukuhan tersebut. Nyi Endang Dharma sendiri berpesan untuk tidak melupakannya karena padukuhan yang dibangun ini dibangun secara bersama.
Dan pada akhirnya, padukuhan yang berada di Sungai Cimanuk ini diresmikan menjadi sebuah wilayah yang bernama Dharma Ayu dan Raden Bagus Arya Wiralodra menjadi bupati dari wilayah tersebut. Tidak hanya itu, Raden Bagus Arya Wiralodra juga memberikan sebuah ramalan agar Kota Indramayu diberikan rezeki yang melimpah mulai dari sumber daya alam dan warganya hidup rukun. Ramalan ini pun menjadi kenyataan.