JawaPos.com - Apakah kalian tahu bahwa di kota Cirebon terdapat sebuah jalan bernama Jalan Kandang Perahu? Nama yang unik ini pasti menimbulkan keheranan, terutama karena wilayah Jalan Kandang Perahu berada jauh dari kawasan pantai atau laut.
Mengapa jalan ini dinamai demikian? Lalu apa cerita di baliknya? Mari kita telusuri lebih dalam untuk mengungkap cerita menarik yang ada di balik nama Jalan Kandang Perahu.
Saat membahas asal-usul di balik penamaan Jalan Kandang Perahu, kita juga perlu menelusuri sejarah dari Gua Sunyaragi. Penamaan jalan ini memiliki keterkaitan yang erat dengan Gua Sunyaragi itu sendiri.
Gua Sunyaragi merupakan situs bersejarah yang ada di kota Cirebon. Dilansir dari situs Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, dahulu kala, para bangsawan kota Cirebon kerap kali mengunjungi Gua Sunyaragi untuk bermeditasi atau mengatur strategi perlawanan terhadap penjajahan bangsa Belanda.
Dilihat secara geografis, ternyata Gua Sunyaragi dulunya dikelilingi oleh banyak danau, yang seiring berjalannya waktu terjadi perubahan-perubahan geografis yang membuat danau-danau di sekeliling Gua Sunyaragi menjadi kering.
Karena aksesnya yang melewati jalur air, para bangsawan yang ingin berkunjung ke sana perlu melewatinya menggunakan perahu. Nah, Jalan Kandang Perahu inilah yang digunakan oleh mereka sebagai tempat untuk menyimpan perahu mereka sebelum melanjutkan perjalanan ke Gua Sunyaragi. Oleh karena itu, sekarang dinamakan Jalan Kandang Perahu, lantaran memang dulunya jalan tersebut merupakan tempat penambatan perahu para bangsawan.
Terjawab sudah rasa penasaran dan keheranan, itulah cerita di balik penamaan Jalan Kandang Perahu. Nama jalan yang unik ini ternyata menyimpan sejarah yang penting bagi masyarakat Cirebon, di mana jalan ini ternyata merupakan akses yang penting bagi para bangsawan yang ingin mengunjungi Gua Sunyaragi. (*)
Editor : Siti Nur Qasanah