JawaPos.com - Siapa bilang masakan sehat harus hambar? Tumis ayam pokcoy bisa jadi buktinya! Kombinasi daging ayam empuk dengan sayuran renyah ini tak hanya lezat tapi juga kaya nutrisi. Cocok banget buat kamu yang ingin makan enak tapi tetap menjaga pola hidup sehat.
Dilansir dari Foods.id pada Kamis (24/04), resep ini hanya butuh 10 bahan utama dan waktu masak 15 menit. Prosesnya semudah memasak mi instan, tapi hasilnya jauh lebih bergizi. Yuk, simak resep lengkapnya berikut ini!
Bahan-Bahan Tumis Ayam Pokcoy
Berikut daftar bahan untuk 2 porsi:
- 500 gr paha fillet ayam (potong dadu)
- 200 gr pokcoy (potong sesuai selera)
- 3 siung bawang putih (rajang halus)
- ½ siung bawang bombay (iris tipis)
- 2 batang daun bawang (potong 2 cm)
- 1 sdm saus tiram
- 1 sdt kaldu jamur
- ¼ sdt lada bubuk
- 1 sdt minyak wijen (opsional)
- 2 sdm minyak goreng
Pilih pokcoy segar yang daunnya masih hijau cerah dan batangnya kokoh. Untuk ayam, bagian paha fillet lebih juicy daripada dada, seperti memilih daging untuk sate yang harus ada lemaknya sedikit. Kalau tidak ada minyak wijen, bisa diganti dengan sedikit kecap asin untuk rasa umami.
Langkah-Langkah
1. Tahap Persiapan:
Lumuri potongan ayam dengan air jeruk nipis, diamkan 5 menit - ini trik agar daging lebih empuk dan tidak amis.
Cuci pokcoy di air mengalir sampai bersih, pastikan tidak ada tanah yang tersisa di sela-sela daun.
2. Tahap Memasak:
Panaskan minyak, tumis ayam hingga berubah warna dan mengeluarkan minyak alami.
Masukkan bawang putih, bawang bombay, dan daun bawang. Tumis hingga harum seperti aroma bakmi goreng abang-abang.
Tambahkan saus tiram, kaldu jamur, lada, dan minyak wijen. Aduk sampai bumbu meresap sempurna ke dalam ayam.
Terakhir, masukkan pokcoy dan masak sebentar saja (1-2 menit) agar teksturnya tetap renyah seperti saat makan capcay di restoran Chinese.
3. Tips Penyajian
Untuk tampilan yang lebih menarik, sajikan tumis ayam pokcoy di piring putih polos dengan taburan biji wijen di atasnya. Kalau suka pedas, bisa ditambahkan irisan cabai rawit atau saus sambal saat menumis.
Masakan ini cocok disantap dengan nasi hangat atau bisa juga jadi topping mi goreng. Simpan sisa bumbunya di kulkas - besok bisa dipakai untuk tumis tahu atau jamur!
(*)
Editor : Siti Nur Qasanah