Dalam tradisi masyarakat Cirebon, kue apem Safar biasanya dibuat pada bulan Safar sebagai bagian dari ritual memohon keberkahan dan keselamatan. Proses pembuatannya sering kali melibatkan keluarga atau komunitas, menciptakan momen kebersamaan yang penuh makna.
Jika kamu ingin mencoba membuat kue apem khas Cirebon ini, berikut merupakan resep dan bahan-bahan yang perlu kamu siapkan.
Bahan-Bahan:
- 1 kg tepung terigu
- 1 sdm garam dapur
- 1 sdm vanili
- 1 liter santan kental dari 2 buah kelapa super tua
- ½ liter air matang
- 1 sdt ragi (larutkan dengan 50 ml air)
- 750 ml santan kelapa tua (untuk Blondo) / topping gula kinca
- 250 gram gula merah
- 100 gram gula pasir
- 100 gram gula batu
- 1 lembar daun pandan
Cara Membuat:
1. Campurkan santan kental bersamaan dengan vanili, garam, tepung terigu, dan air matang. Aduk rata semua bahan hingga kalis lalu campurkan dengan ragi yang sudah dilarutkan dan aduk hingga rata. Cek rasa jika sudah pas, tutup adonan dengan plastik dan diamkan selama 1 jam.
2. Untuk membuat Blondo, masak santan dengan api kecil hingga airnya habis tersisa minyak dan ampasnya. Panaskan hingga warna berubah menjadi agak kecoklatan, pisahkan.
3. Untuk membuat kinca, panaskan air sebanyak 750 ml bersamaan dengan gula merah, gula pasir, gula batu, dan daun pandan. Masak dengan api kecil hingga larut dan mengental. Dinginkan.
4. Jika adonan yang sudah didiamkan selama 1 jam tadi mengembang, masukkan adonan ke dalam cetakan (Bisa cetakan kue apem atau cetakan carabikang). Masak dengan api kecil dan jangan lupa untuk dibalik-balik hingga berwarna kecoklatan. Setelah masak, angkat.
5. Campurkan Blondo dengan kinca di dalam wadah. Sajikan kue apem dengan gula kinca.
Editor : Candra Mega Sari