Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Menurut Survei, Masyarakat Indonesia Lebih Pilih Review Konsumen Dibanding Influencer dalam Belanja Skincare

Muhammad Rayhan Satria Aji • Jumat, 25 April 2025 | 20:04 WIB

Ilustrasi perempuan yang sedang memakai skincare (Dok. Freepik)
Ilustrasi perempuan yang sedang memakai skincare (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Konsumen Indonesia kini menjadi semakin kritis dalam memilih produk kecantikan. Mereka tidak lagi mudah tergoda oleh janji manis iklan atau promosi influencer.

Yang justru lebih dipercaya adalah review dari konsumen yang sudah membeli produk. Ya, ulasan user-generated content (UGC) jadi rujukan utama saat ingin membeli produk skincare atau makeup.

Hal ini terungkap dalam laporan terbaru dari YouGov, lembaga riset global yang memotret perilaku konsumen di Asia Tenggara, dikutip dari dailysocial.id.

Dalam survei yang dilakukan akhir 2024 hingga awal 2025, terlihat jelas bahwa mayoritas konsumen Indonesia menaruh kepercayaan tinggi pada ulasan pengguna lain. Angkanya bahkan mencapai 54% dan menjadi yang tertinggi di antara Thailand dan Singapura.

Uniknya, tren ini lebih kuat di kalangan masyarakat berpenghasilan tinggi. Sebanyak 62% dari mereka memilih percaya pada ulasan pengguna dibanding hanya 33% dari kelompok berpenghasilan rendah.

"Temuan ini memperlihatkan pentingnya transparansi dan orisinalitas dalam keputusan pembelian konsumen kelas atas," ujar Edward Hutasoit, General Manager YouGov Indonesia.

Edward menilai, perilaku ini menggambarkan karakteristik digital konsumen Indonesia yang berbeda dan bisa menjadi acuan bagi brand kecantikan.

Perusahaan produk kecantikan perlu menyadari bahwa pendekatan tradisional saja sudah tidak cukup. Saat ini, konsumen menginginkan pengalaman yang lebih nyata dan relatable.

Masih dari laporan yang sama, diketahui bahwa jenis konten yang paling berpengaruh adalah ulasan jujur dari pengguna. Persentasenya mencapai 60%.

Selain itu, video berdurasi pendek (kurang dari 3 menit) juga sangat digemari. Sekitar 68% responden menyebut konten jenis ini sebagai favorit mereka.

Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan konsumen Thailand dan Singapura. Artinya, masyarakat Indonesia lebih responsif terhadap konten singkat yang padat informasi.

Lalu, bagaimana aksi konsumen setelah menonton konten tersebut? Ternyata, 43% dari mereka langsung mengunjungi situs atau media sosial brand terkait. Ini menunjukkan bahwa konten memiliki dampak langsung terhadap minat beli.

Tren live streaming juga naik daun, terutama di kalangan milenial. Sebanyak 29% responden rutin menyimak sesi live dan sebagian besar langsung membeli produk saat itu juga.

"Meskipun review konsumen dianggap lebih jujur dan original, influencer tetap punya peran penting dalam menciptakan percakapan," tambah Edward.

Menurutnya, brand kecantikan idealnya menggabungkan dua kekuatan, yaitu pengalaman dari pengguna dan jangkauan luas dari influencer.

Dengan begitu, strategi pemasaran bisa lebih kuat, menjangkau lebih banyak audiens, dan membangun kepercayaan.

Editor : Candra Mega Sari
#influencer #konsumen #review #skincare