Jumat, 31 Juli 2026
Logo

BI Cirebon Sebut Waduli Jadi Instrumen Pengendalian Inflasi Pangan

Sabtu, 13 Jun 2026 | 00:36 WIB
Kondisi gerai Waduli di Pasar Jagasatru Kota Cirebon, Jumat (12/6). (Fathnur Rohman/Antara)
Kondisi gerai Waduli di Pasar Jagasatru Kota Cirebon, Jumat (12/6). (Fathnur Rohman/Antara)

 

Kondisi gerai Waduli di Pasar Jagasatru Kota Cirebon. (Fathnur Rohman/Antara)
Kondisi gerai Waduli di Pasar Jagasatru Kota Cirebon. (Fathnur Rohman/Antara)

 

JawaPos.com - Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Cirebon menyebut Warung Peduli Inflasi (Waduli) menjadi salah satu instrumen pengendalian inflasi pangan di Kota Cirebon. Yakni melalui penyediaan bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

Kepala KPw BI Cirebon Wihujeng Ayu Rengganis mengatakan, keberadaan Waduli merupakan bentuk komitmen Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Cirebon untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan pasokan pangan tetap tersedia.

"Keberadaan Waduli ini merupakan komitmen TPID Kota Cirebon untuk menjaga stabilitas harga, khususnya bahan pangan pokok. Memastikan pasokan tetap aman dan menjaga harga tetap terkendali," kata Wihujeng Ayu Rengganis dilansir dari Antara.

Dia menjelaskan Waduli yang saat ini beroperasi di Pasar Induk Jagasatru menyediakan sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula pasir dengan harga yang lebih kompetitif dibandingkan harga pasar. Harga yang ditawarkan melalui Waduli dapat menjadi salah satu referensi bagi masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

Wihujeng mengatakan TPID Kota Cirebon berencana memperluas jaringan Waduli ke sejumlah lokasi lain, setelah melakukan evaluasi terhadap operasional gerai yang telah berjalan di Pasar Jagasatru.

"Rencananya ada empat Waduli. Namun saat ini kami fokus mengevaluasi terlebih dahulu Waduli di Jagasatru agar dampaknya benar-benar optimal bagi masyarakat," ujar Wihujeng Ayu Rengganis.

Selain menghadirkan Waduli, pemerintah daerah bersama TPID, BI, dan Perum Bulog juga meluncurkan Mobil Pangan Keliling (Mol Pangling) yang akan mendistribusikan bahan pangan murah ke berbagai wilayah di Kota Cirebon secara berkala.

Dia menuturkan keberadaan Mol Pangling akan melengkapi fungsi Waduli dalam memperluas akses masyarakat, terhadap kebutuhan pokok sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di tingkat konsumen. KPw BI Cirebon pun siap memperkuat pasokan komoditas tertentu, melalui kelompok tani binaan apabila terjadi kenaikan harga yang berpotensi memicu inflasi.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
Bagikan:

Artikel Terkait

DPRD Jabar Dukung Peningkatan Kapasitas Peternak Domba di Cirebon

DPRD Jabar Dukung Peningkatan Kapasitas Peternak Domba di Cirebon

Komisi II DPRD Jawa Barat mendukung peningkatan kapasitas peternak domba melalui kegiatan bimbingan teknis (bimtek) di Kabupaten Cirebon

Pemkot Cirebon-BOPPJ Matangkan Persiapan Program Giant Sea Wall

Pemkot Cirebon-BOPPJ Matangkan Persiapan Program Giant Sea Wall

Pemkot Cirebon bersama Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ) mematangkan persiapan pelaksanaan program Tanggul Laut Raksasa atau Giant Sea Wall di kawasan pesisir

Pemkot Libatkan Sanggar Seni Dalam Agenda Hari Jadi Ke-599 Cirebon

Pemkot Libatkan Sanggar Seni Dalam Agenda Hari Jadi Ke-599 Cirebon

Pemkot Cirebon melibatkan sanggar seni, komunitas budaya, dan perguruan tinggi, dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-599 Cirebon denggan dukungan anggaran sekitar Rp 1,4 miliar

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia