Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

12 Tips Mengolah Daging Kurban agar Empuk, Lembut, dan Tidak Alot

Mohammad Maulana Iqbal • Rabu, 27 Mei 2026 | 17:10 WIB
Ilustrasi tips memasak daging kurban Idul Adha (Pexels)
Ilustrasi tips memasak daging kurban Idul Adha (Pexels)

JawaPos.com - Momen Idul Adha selalu membawa berkah berupa banyak persediaan daging kurban untuk dimasak bersama keluarga. Namun, masalah utama yang sering muncul adalah tekstur daging bisa menjadi keras jika salah memasaknya.

Supaya masakan Anda sukses dan lezat, sebenarnya ada beberapa cara praktis yang bisa dilakukan. Cara ini dimulai dari tahap persiapan awal hingga proses merebus daging di atas kompor agar hasilnya empuk sempurna.

Dilansir dari laman Meat Guy Steak House dan bango.co.id pada Rabu (27/5), berikut 12 tips jitu mengolah daging kurban agar empuk dan tidak alot.

Baca Juga: Berat Badan Naik Usai Lebaran? Simak 7 Tips Diet Efektif Kembali Langsing!

1. Diamkan Daging Setelah Penyembelihan

Setelah penyembelihan, daging perlu dibiarkan melewati fase rigor mortis selama 6–12 jam di suhu ruang yang terkendali. 

Proses alami ini membantu serat otot melunak secara perlahan sehingga tekstur daging menjadi lebih empuk saat dimasak.

2. Jangan Mencuci Daging Kambing

Daging kambing sebaiknya tidak dicuci sebelum dimasak karena dapat membuat teksturnya lebih alot.

Mencuci juga berisiko memperparah bau prengus yang keluar dari daging kambing.
Jika sudah terlanjur dicuci, taburkan garam segera untuk membantu menetralisir bau yang muncul.

3. Potong Daging Melawan Arah Serat

Memotong daging melawan arah seratnya membantu memendekkan serat otot sehingga daging lebih mudah dikunyah.

Arah serat bisa dilihat dari pola yang tampak pada permukaan daging, lalu dipotong secara tegak lurus terhadap pola itu.

Memotong daging menjadi potongan kecil-kecil atau memukul-mukulnya sebelum dimasak juga membantu mengempukkan tekstur daging.

4. Marinasi dengan Buah Nanas

Nanas mengandung enzim bromelain yang efektif memecah protein pada daging sehingga teksturnya lebih lunak.

Parut atau potong kecil nanas segar, lalu balurkan pada daging dan diamkan minimal 20–30 menit sebelum diolah.

Selain mengempukkan, nanas juga membantu mengurangi bau prengus yang khas pada daging kambing.

5. Bungkus dengan Daun Pepaya

Daun pepaya mengandung enzim papain yang dikenal ampuh melunakkan daging sekaligus mengurangi bau prengus.

Bungkus dan remas daging kambing menggunakan daun pepaya, lalu diamkan minimal 45 menit sebelum dimasak.

6. Baluri dengan Rempah-Rempah

Jahe, kunyit, kapulaga, kayu manis, cengkeh, dan bawang putih yang dihaluskan bisa dibalurkan ke seluruh permukaan daging.

Rempah-rempah ini bekerja menekan bau prengus sekaligus meresapkan aroma sedap ke dalam serat daging.

Diamkan daging yang sudah dibaluri rempah beberapa saat sebelum proses memasak dimulai.

7. Rendam Daging dalam Susu

Merendam daging kambing dalam susu selama sekitar 30 menit terbukti efektif mengurangi bau tidak sedap.

Enzim dan protein dalam susu membantu melunakkan daging sekaligus menyerap aroma prengus dari permukaannya.

Setelah direndam, bilas daging dengan air bersih agar rasa susu tidak terlalu mendominasi hasil masakan.

8. Pilih Bagian Prime Cut Daging Kambing
Bagian prime cut seperti khas dalam, luar iga, dan paha atas memiliki jaringan otot yang lebih sedikit.

Daging dari bagian ini lebih cepat empuk saat dimasak dibandingkan bagian lain yang mengandung banyak urat.

9. Blanching Sebelum Dimasak

Blanching dilakukan dengan merebus potongan daging dalam air mendidih selama 2–3 menit lalu segera diangkat.

Air rebusan pertama dibuang karena mengandung kotoran dan senyawa penyebab bau yang ikut larut selama proses perebusan.

Daging yang sudah di-blanching terasa lebih bersih dan aroma prengusnya berkurang secara signifikan sebelum diolah lebih lanjut.

10. Gunakan Rempah Aromatik saat Memasak

Jahe, bawang putih, daun salam, serai, dan kayu manis adalah rempah yang bisa ditambahkan langsung ke dalam masakan.

Rempah-rempah ini tidak hanya menetralisir bau khas daging kambing tetapi juga memperkaya cita rasa masakan secara keseluruhan.

Masukkan rempah sejak awal proses memasak agar aromanya menyatu sempurna dengan daging hingga matang.

11. Gunakan Teknik Memasak yang Tepat

Teknik slow-cooking dengan api kecil memungkinkan daging matang perlahan sehingga teksturnya tetap lembut dan juicy.

Jika ingin lebih cepat, gunakan pressure cooker atau panci presto yang mampu melunakkan daging dalam waktu singkat.

12. Hindari Kesalahan saat Memasak

Memasak daging dengan api besar membuat bagian luar cepat matang tetapi bagian dalam tetap keras.

Daging yang baru dipotong juga sebaiknya tidak langsung dimasak tanpa proses pelunakan karena serat ototnya masih dalam kondisi kaku.

Menyimpan daging terlalu lama di suhu ruang juga harus dihindari karena dapat menurunkan kualitas dan kesegarannya secara signifikan. 

Baca Juga: 6 Tips Ampuh Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut saat Cuaca Panas Ekstrem

Editor : Candra Mega Sari
mengolah daging kurban empuk idul adha tips