4 Tanda Red Flag Pasangan yang Sering Diabaikan demi Mempertahankan Hubungan Menurut Psikologi

JawaPos.com - Jatuh cinta membuat seseorang cenderung melihat sisi terbaik pasangan dan mengabaikan tanda-tanda red flag yang ada.
Psikologi menjelaskan bahwa perasaan dalam hubungan baru sering membuat otak tertinggal jauh di belakang hati.
Perbedaan antara cinta sejati dan fantasi romantis menentukan apakah sebuah hubungan benar-benar bisa bertahan lama.
Dilansir dari laman YourTango pada Kamis (16/7), inilah empat tanda peringatan besar yang sering terlewat oleh mereka yang terlalu fokus pada sisi baik pasangannya.
1. Selalu Punya Alasan untuk Membenarkan Perilaku Buruk
Pasangan yang bermasalah selalu memiliki penjelasan untuk setiap tindakan menyakitkan yang mereka lakukan kepada kamu.
Kelelahan, stres, masa kecil yang sulit, atau kesalahpahaman selalu menjadi perisai yang melindungi mereka dari tanggung jawab.
Ketika seseorang melihat pasangan bukan apa adanya melainkan siapa yang diinginkan, penilaian menjadi sangat kabur.
Penelitian di Frontiers in Psychology menunjukkan bahwa otak yang jatuh cinta cenderung menciptakan versi ideal dari pasangannya.
Versi ideal ini tidak selalu mencerminkan siapa orang tersebut sebenarnya dalam keseharian yang nyata.






