Self mastery merupakan fondasi bagi semua aspek kehidupan. Jika kita ingin menjadi individu yang sukses, bahagia, dan hebat, kita harus terlebih dahulu mampu menguasai diri sendiri. Lalu, bagaimana cara mencapainya?
1. Obey Yourself
Obey yourself atau menuruti diri sendiri adalah konsep yang menekankan pentingnya disiplin dan tanggung jawab pribadi dalam mencapai tujuan. Mengutip Nietzsche, "He that cannot obey himself shall be commanded," yang berarti mereka yang tidak bisa mengendalikan diri akan hidup di bawah kendali orang lain. Ini menekankan pentingnya disiplin dan tanggung jawab pribadi dalam mencapai tujuan.
Jika kita menghadapi berbagai kesulitan dalam hidup, baik dalam pekerjaan, hubungan, atau kepercayaan diri, tetapi tidak berusaha untuk mengatasinya, itu berarti kita tidak memiliki will to power. Kita hanya bisa merencanakan tanpa bertindak, yang akhirnya membuat kita mudah dikendalikan oleh orang lain.
Misalnya, jika tujuan kalian adalah menjadi kaya, tetapi tidak memiliki modal atau ilmu bisnis, langkah pertama adalah mengumpulkan modal. Namun, jika di tempat kerja kalian selalu diberi beban tambahan dan tidak berani menolak, kalian akan terjebak dalam lingkaran kerja tanpa pernah mencapai tujuan. Solusinya adalah belajar untuk menolak ketika memungkinkan dan tetap fokus pada tujuan utama.
2. Memperkuat Mental dan Tekad
Semakin kita mampu menahan kebutuhan biologis dan emosional, semakin bebas kita. Dalam ajaran Buddhisme, menahan diri dari berbagai godaan membantu kita memiliki kontrol atas diri sendiri. Sebagai contoh, jika seseorang terbiasa mengkonsumsi alkohol dan menyadari dampak negatifnya terhadap produktivitas, maka langkah pertama untuk mengatasi kecanduan adalah menetapkan tekad untuk berhenti.
3. Mengendalikan Emosi
Mengacu pada ajaran Taoisme, kita tidak dapat mengontrol perasaan orang lain, tetapi kita bisa mengontrol bagaimana kita meresponsnya. Jika kita sering marah atau emosional dalam menghadapi situasi sulit, kita harus belajar menahan diri dan berpikir sebelum bereaksi. Misalnya, dalam lingkungan kerja, jika kita menghadapi konflik antar rekan kerja, daripada langsung marah atau mengambil keputusan impulsif, lebih baik menganalisis situasi dan mencari solusi yang rasional.
4. Meningkatkan Kemampuan dalam Pengambilan Keputusan
Banyak CEO sukses tidak harus ahli di bidang teknis perusahaan mereka, tetapi mereka memiliki kemampuan mengambil keputusan yang tepat. Cara untuk mengasah keterampilan ini adalah dengan memperkaya wawasan dan pengalaman serta belajar mengendalikan keputusan sebelum diambil. Misalnya, jika seseorang ditawari peluang bisnis, ia harus mempertimbangkan apakah peluang tersebut sejalan dengan tujuan hidupnya sebelum mengambil keputusan.
5. Menjaga Kesehatan Fisik
Tubuh yang sehat akan mendukung pikiran yang sehat, sehingga kita bisa lebih fokus dalam mencapai tujuan. Olahraga teratur, pola makan yang baik, dan tidur cukup sangat berpengaruh terhadap produktivitas dan kesejahteraan mental kita.
6. Memahami Hati dan Perasaan Kita
Kita harus menyeimbangkan ambisi dengan kehidupan pribadi agar tidak menyesal di kemudian hari. Jika kita mengorbankan sesuatu yang berharga, seperti hubungan dengan orang terdekat, demi mencapai tujuan, kita harus memastikan keputusan tersebut benar-benar tepat.
7. Menemukan Makna dan Kebahagiaan dalam Perjalanan Mencapai Self Mastery
Proses ini tidak selalu menyenangkan, tetapi jika kita bisa memaknainya dengan baik, perjalanan ini akan terasa lebih berarti. Misalnya, seseorang yang tumbuh di lingkungan yang kurang mendukung dapat melihat perjalanan self mastery sebagai kesempatan untuk memulai kembali hidupnya dengan lebih baik.
Dengan menerapkan langkah-langkah ini, kita dapat lebih menguasai diri sendiri dan mencapai tujuan hidup dengan lebih efektif. Jadi, mulai sekarang, jadikan self mastery sebagai resolusi utama kalian di tahun 2025, dan kita akan mengevaluasi hasilnya pada akhir tahun nanti.
Editor : Candra Mega Sari