JawaPos.com - Rasa makanan dapat mencerminkan karakter seseorang. Contohnya, mereka yang gemar sayuran sering dianggap terbuka, ekstrovert dan memberikan vibes positif.
Selain itu, kegemaran seseorang terhadap rasa makanan dapat dimanfaatkan sebagai strategi untuk membangun kebiasaan makanan yang lebih seimbang. Misalnya, jika seseorang enggan mengkonsumsi sayur karena picky eater, anda bisa mengatasi kecemasan mereka dengan merekomendasikan sayuran yang sesuai dengan selera mereka, seperti sayuran yang memiliki rasa manis, jagung, labu kuning, atau ubi jalar.
Melansir dari laman Psychologytoday.com, berikut adalah penjelasan karakter seseorang berdasarkan preferensi makanan.
1. Makanan Pahit
Makanan yang memiliki rasa pahit antara lain dark coklat, pare, dan daun pepaya. Mereka yang menyukai makanan dengan rasa pahit cenderung memiliki sifat antisosial. Penelitian di Amerika menemukan, penyuka makanan pahit memiliki karakter psikopat dan sadisme. Kegemaran mengkonsumsi makanan pahit juga berhubungan dengan sifat agresif, bahkan menyukai makanan pahit juga dikaitkan dengan rendahnya tingkat keramahan.
2. Makanan Manis
Sebaliknya, orang-orang yang memiliki“sweet tooth”, atau penyuka manis seperti kue, madu, permen, ubi jalar, roti, kurma. Cenderung lebih hangat dan ramah. Studi menyebutkan bahwa mengkonsumsi makanan manis dapat meningkatkan rasa empati dan suka menolong.
3. Makanan Asin
Mereka yang menyukai makanan asin seperti keju, kacang asin, dan keripik kentang, cenderung suka mencoba hal-hal baru. Mereka adalah pengeksplorasi alami yang selalu mencari pengalaman.
4. Makanan Asam
Mereka yang menyukai makanan asam seperti jeruk, rujak, lemon, yogurt, kiwi, atau stroberi memiliki sifat yang berani, impulsif, energik, dan ekspresif. Mereka biasanya memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan mudah beradaptasi dengan kondisi.
5. Makanan Pedas
Orang yang suka mengkonsumsi saus atau sambal, biasanya cenderung menyukai tantangan. Mereka yang menyukai pedas, tingkat pencarian sensasi pada dirinya sangatlah tinggi. Mengkonsumsi makanan pedas dapat meningkatkan selera makan, sehingga hidangan terasa lebih menggugah dan tidak hambar.
6. Makanan Hambar
Sebaliknya, orang-orang yang lebih menyukai makanan hambar seperti roti, jagung, rasa original dikaitkan dengan rendahnya keinginan mencari sensasi. Mereka yang menyukai rasa hambar lebih menghindari konflik dan menganggap bahwa makanan seharusnya disantap dengan suasana yang tenang dan harmonis.
7. Kafein
Mereka yang menikmati cita rasa kopi, americano, teh hijau dalam rasa makanan cenderung memiliki jiwa petualang dan energi yang tinggi. Hal ini berkaitan dengan efek kafein yang mampu meningkatkan semangat.
8. Pemilih Makanan
Terakhir, orang yang picky eater atau memilih-milih makanan cenderung memiliki tingkat kecemasan yang lebih tinggi daripada orang pada umumnya. Individu yang sedang merasa cemas cenderung memiliki banyak daftar makanan yang dihindari. Hal ini bisa dikaitkan dengan neurotisme.
Editor : Candra Mega Sari