JawaPos.com - Terong atau Solanum melongena, sering dianggap sayuran, meski sebenarnya adalah buah karena tumbuh dari tanaman berbunga dan memiliki biji.
Tanaman terong tumbuh mirip dengan tomat, dengan batang merambat yang bisa mencapai beberapa kaki tingginya. Terong biasanya memiliki kulit berwarna ungu tua yang mengilap, melindungi daging dalamnya yang berwarna krem dan bertekstur seperti spons, dipenuhi biji kecil yang bisa dimakan.
Selain jenis ungu klasik, terong juga tersedia dalam berbagai warna, seperti lavender, hijau giok, oranye, dan kuning, dengan variasi bentuk dan ukuran.
Dilansir dari bbcgoodfood.com, terong memiliki sejumlah manfaat untuk kesehatan. Pasalnya, terong adalah makanan padat nutrisi yang mengandung banyak vitamin, mineral, dan serat dengan sedikit kalori.
Bagi yang ingin tahu, berikut adalah lima manfaat terong bagi kesehatan tubuh:
1. Sumber antioksidan
Terong kaya akan senyawa pelindung dengan sifat antioksidan, salah satunya nasunin, yang memberikan warna ungu tua khas pada kulitnya.
Nasunin diketahui berperan dalam melindungi lemak yang membentuk membran sel otak. Membran sel ini sangat penting karena berfungsi mengatur masuknya nutrisi, membuang limbah, dan menerima sinyal dari molekul pembawa pesan. Sinyal ini memberi tahu sel tentang fungsi yang perlu dilakukan, sehingga menjaga kinerja otak tetap optimal.
2. Dapat membantu mengelola kontrol gula darah
Terong adalah makanan rendah lemak dan gula yang kaya akan serat, menjadikannya pilihan ideal bagi penderita diabetes tipe-2.
Penelitian laboratorium menunjukkan bahwa ekstrak terong dapat membantu mengontrol penyerapan glukosa dalam tubuh. Kemampuan ini berpotensi mendukung pengelolaan diabetes tipe-2 sekaligus membantu menurunkan tekanan darah tinggi yang sering terkait dengan kondisi tersebut.
3. Dapat Membantu Mengelola Kadar Kolesterol
Baca Juga: Rahasia Senyum Menawan dan Napas Segar, Berikut 7 Tips Sederhana Menjaga Kesehatan Mulut
Beberapa penelitian pada hewan menunjukkan bahwa memasukkan terong ke dalam diet dapat membantu menurunkan kadar kolesterol lipoprotein densitas rendah (LDL), yang sering disebut sebagai kolesterol 'jahat'. Efek ini kemungkinan besar berkat kandungan serat dan antioksidan dalam terong, termasuk nasunin.
Namun, uji coba pada manusia masih diperlukan untuk mengkonfirmasi temuan ini dan memastikan manfaatnya bagi manusia.
4. Dapat Membantu Mengelola Berat Badan
Terong, yang kaya serat dan rendah kalori, merupakan pilihan yang sangat baik untuk program manajemen berat badan. Terong dapat digunakan untuk menggantikan bahan makanan yang lebih tinggi kalori dalam berbagai resep.
Selain itu, senyawa dalam terong tampaknya dapat menghambat aksi lipase pankreas, yang membantu mengurangi pencernaan lemak.
5. Dapat Mendukung Kesehatan Jantung
Nasunin, senyawa yang terkandung dalam terong, membantu melebarkan pembuluh darah dengan mengaktifkan senyawa oksida nitrat. Proses ini diperkuat oleh asam klorogenat yang terdapat pada kulit terong, yang membantu menurunkan tekanan darah.
Selain itu, senyawa dalam daging terong, termasuk terong putih, bertindak sebagai penghambat ACE (enzim pengubah angiotensin), yang berperan penting dalam mengelola tekanan darah.
(*)
Editor : Siti Nur Qasanah