JawaPos.com – Semangka merupakan buah dengan daging berwarna merah cerah dan rasa yang manis. Semangka dikenal sebagai buah segar yang cocok untuk melepas dahaga di tengah cuaca panas. Buah ini tak hanya lezat, namun juga kaya akan berbagai nutrisi yang memberikan manfaat luar biasa bagi tubuh.
Dilansir dari Healthline, berikut adalah beberapa manfaat kesehatan dari semangka, mulai dari mendukung hidrasi tubuh hingga menjaga kesehatan jantung.
1. Menjaga Hidrasi Tubuh
Kandungan air yang tinggi dalam semangka menjadikannya pilihan yang tepat untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Hidrasi adalah hal yang penting bagi tubuh agar tubuh dapat berfungsi dengan baik, termasuk menjaga suhu tubuh, mendukung fungsi organ, dan membantu distribusi nutrisi ke seluruh sel tubuh.
Selain itu, kandungan air yang tinggi dalam semangka juga membantu menjaga tubuh agar merasa kenyang lebih lama sehingga baik untuk menjaga berat badan.
2. Sumber Nutrisi dan Senyawa yang Bermanfaat
Semangka mengandung beragam nutrisi seperti kalium, magnesium, vitamin A dan C, serta rendah kalori. Dalam 1 cangkir (152 gram) semangka segar, terdapat sekitar 46 kalori, 11,5 gram karbohidrat, dan 0,6 gram serat.
Selain itu, semangka mengandung antioksidan seperti likopen dan cucurbitacin E yang dapat membantu melawan radikal bebas penyebab kerusakan sel. Antioksidan ini dipercaya mampu mengurangi risiko penyakit seperti diabetes, penyakit jantung, dan kanker.
3. Potensi Efek Anti-Kanker
Beberapa senyawa dalam semangka, seperti likopen dan cucurbitacin E memiliki potensi efek anti-kanker. Likopen diketahui mampu menurunkan kadar hormon insulin-like growth factor (IGF) yang mendorong pembelahan sel. Kadar IGF yang rendah dapat membantu mencegah pembelahan sel yang tidak terkendali sehingga menjadi pemicu terbentuknya kanker.
4. Menjaga Kesehatan Jantung
Semangka mengandung berbagai nutrisi yang dapat mendukung kesehatan jantung. Likopen dalam semangka membantu menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah. Selain itu, semangka mengandung citrulline, sejenis asam amino yang membantu meningkatkan kadar nitrat oksida di dalam tubuh yang berguna untuk melancarkan aliran darah dan menurunkan tekanan darah. Kombinasi nutrisi ini menjadikan semangka buah yang baik untuk kesehatan jantung.
5. Mengurangi Peradangan dan Stres Oksidatif
Peradangan kronis sering kali menjadi pemicu berbagai penyakit kronis. Antioksidan seperti likopen dan vitamin C dalam semangka dapat membantu mengurangi peradangan dan stres oksidatif dalam tubuh. Dalam sebuah studi pada hewan, pemberian bubuk semangka menunjukkan penurunan peradangan dan stres oksidatif pada tikus yang diberi makanan tidak sehat.
6. Bermanfaat bagi Tulang dan Sendi
Beta-cryptoxanthin adalah pigmen alami dalam semangka yang memiliki peran untuk melindungi sendi dari peradangan. Dalam jangka panjang, mengonsumsi makanan dengan kandungan ini dapat membantu melindungi tubuh dari kondisi seperti osteoporosis dan radang sendi.
7. Menjaga Kesehatan Mata
Likopen dalam semangka juga berperan untuk memberikan manfaat bagi kesehatan mata. Degenerasi makula terkait usia atau Age-related Macular Degeneration (AMD) adalah masalah mata umum yang dapat menyebabkan kebutaan pada orang tua. Sebagai antioksidan dan senyawa anti-inflamasi, likopen dipercaya dapat membantu mencegah AMD, meskipun penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan.
8. Mengurangi Nyeri Otot
Citrulline dalam semangka dapat membantu mengurangi nyeri otot setelah berolahraga. Konsumsi citrulline dalam jumlah cukup telah terbukti meningkatkan performa aerobik dengan meningkatkan produksi nitrat oksida, sehingga memperlebar pembuluh darah agar jantung tidak bekerja terlalu keras.
9. Menjaga Kesehatan Kulit
Vitamin A dan C dalam semangka penting untuk kesehatan kulit. Vitamin C membantu tubuh memproduksi kolagen yang berperan untuk menjaga elastisitas kulit dan kekuatan rambut. Sedangkan, vitamin A penting dalam regenerasi sel kulit. Dengan asupan vitamin C yang cukup, kulit bisa lebih terhindar dari kerutan dan kulit kering.
10. Membantu Pencernaan
Semangka mengandung air dan sedikit serat, yang mana kedua kandungan ini penting untuk pencernaan. Serat membantu melancarkan proses buang air besar, sementara air membantu menggerakkan sisa makanan melalui saluran pencernaan dengan lebih mudah.
(*)
Editor : Siti Nur Qasanah