Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

10 Alasan Menakjubkan Mengapa Apel Adalah Buah Super untuk Kesehatan, Siap-Siap Terkejut dengan Manfaatnya

Arsyad Dena Mukhtarom • Senin, 28 Oktober 2024 | 11:49 WIB
Buah apel yang penuh manfaat. (pexels/Tom Swinnen)
Buah apel yang penuh manfaat. (pexels/Tom Swinnen)

JawaPos.com–Apel adalah salah satu buah yang sering kita jumpai. Tahukah kamu bahwa di balik kulitnya yang menarik, terdapat banyak manfaat kesehatan yang menakjubkan? Buah berwarna cerah ini bukan hanya lezat, tetapi juga kaya akan nutrisi yang dapat mendukung kesehatan tubuh.

Bayangkan, setiap gigitan apel bisa memberikan dorongan energi sekaligus kebaikan bagi tubuh. Dilansir dari Healthline, inilah 10 alasan menakjubkan mengapa apel layak disebut buah super. Siap-siap terkejut dengan manfaat apel yang mungkin selama ini kamu abaikan!

  1. Bergizi

Apel dikenal sebagai buah yang kaya akan gizi, menyimpan banyak nutrisi dalam setiap porsi. Dengan mengikuti Pedoman Diet untuk masyarakat, kamu disarankan untuk mengonsumsi dua cangkir buah setiap hari. Apel, sebagai salah satu pilihan utama, memberikan manfaat yang luar biasa.

Satu apel ukuran sedang (sekitar 200 gram) mengandung kalori 104 gram, karbohidrat 28 gr, serat 5 gr, vitamin C 10 persen dari nilai harian (DV), tembaga 6 persen dari DV, kalium 5 persen dari DV, vitamin K 4 persen dari DV.

Selain itu, apel juga mengandung polifenol, senyawa antioksidan yang sangat penting. Meskipun tidak tertera pada label gizi, polifenol ini kemungkinan besar berkontribusi pada banyak manfaat kesehatan yang ditawarkan oleh apel. Untuk mendapatkan manfaat maksimal, jangan lupa untuk mengonsumsi kulitnya, karena mengandung setengah dari serat dan sebagian besar polifenol.

  1. Dapat Mendukung Penurunan Berat Badan

Apel memiliki kandungan serat dan air yang tinggi, sehingga membuatnya terasa mengenyangkan. Dalam sebuah penelitian, mengonsumsi apel utuh terbukti meningkatkan rasa kenyang lebih baik dibandingkan dengan mengonsumsi jus apel dalam jumlah yang sama. Hal ini terjadi karena apel utuh dapat memperlambat proses pengosongan lambung.

Penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi apel dapat mengurangi Indeks Massa Tubuh (BMI), yang merupakan faktor risiko terkait berat badan untuk penyakit jantung. Menariknya, polifenol dalam apel juga menunjukkan potensi efek anti-obesitas.

  1. Baik untuk Jantung

Mengonsumsi apel secara teratur dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung. Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi 100-150 gram apel per hari dapat mengurangi kemungkinan penyakit jantung serta faktor risiko lainnya, seperti tekanan darah tinggi.

Salah satu alasannya adalah kandungan serat larut yang terdapat pada apel. Serat ini berhubungan dengan penurunan risiko penyakit jantung. Selain itu, polifenol dalam apel dapat membantu menurunkan tekanan darah. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa asupan flavonoid yang tinggi berhubungan dengan penurunan risiko stroke.

  1. Mengurangi Risiko Diabetes

Konsumsi apel juga dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2. Sebuah analisis dari berbagai studi menemukan bahwa mengonsumsi apel dan pir dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2 hingga 18 persen. Bahkan, satu porsi apel seminggu dapat mengurangi risiko sebesar 3 persen.

Kandungan polifenol quercetin yang tinggi dalam apel dapat menjelaskan efek positif ini. Dengan mengonsumsi apel, kamu tidak hanya menikmati rasa segar, tetapi juga memberikan perlindungan bagi kesehatan.

  1. Meningkatkan Kesehatan Usus

Apel mengandung pektin, sejenis serat yang berfungsi sebagai prebiotik dalam mikrobioma usus. Usus yang sehat adalah kunci untuk kesehatan yang lebih baik. Karena serat tidak dapat dicerna, pektin sampai ke usus besar dengan utuh, mendukung pertumbuhan bakteri baik.

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa dengan memodifikasi mikrobiota usus secara positif, apel dapat melindungi dari penyakit kronis seperti obesitas, diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan kanker. Jadi, jangan ragu untuk memasukkan apel dalam diet sehari-hari!

  1. Dapat Membantu Mencegah Kanker

Kandungan antioksidan dalam apel bisa memberikan efek positif dalam melawan beberapa jenis kanker, seperti kanker paru-paru, payudara, dan saluran pencernaan. Penelitian menunjukkan bahwa polifenol dalam apel dapat menghambat perkembangan sel kanker.

Salah satu studi pada perempuan bahkan mencatat bahwa konsumsi apel yang lebih tinggi berhubungan dengan penurunan risiko kematian akibat kanker. Namun, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memahami lebih baik hubungan antara apel dan pencegahan kanker. Terutama untuk menentukan jumlah yang tepat dan waktu konsumsi yang ideal.

  1. Dapat Membantu Mengatasi Asma

Apel yang kaya akan antioksidan dapat membantu mengurangi peradangan saluran napas yang terkait dengan asma alergi. Kulit apel mengandung quercetin, antioksidan yang berfungsi untuk mengatur sistem kekebalan tubuh dan mengurangi peradangan. Ini menjadikannya berpotensi efektif terhadap fase akhir reaksi asma bronkial.

Penelitian pada tabung percobaan dan hewan menunjukkan bahwa quercetin mungkin bermanfaat untuk penyakit inflamasi alergi seperti asma dan sinusitis. Meskipun demikian, lebih banyak penelitian pada manusia diperlukan untuk membuktikan hal ini.

  1. Dapat Melindungi Otak

Quercetin dalam apel berpotensi melindungi otak dari kerusakan akibat stres oksidatif. Sebuah meta-analisis yang mencakup 14 studi pada hewan menunjukkan bahwa quercetin mungkin memiliki sifat pencegahan terhadap penyakit Alzheimer. Namun, para peneliti menekankan perlunya penelitian lebih lanjut untuk menarik kesimpulan yang lebih kuat.

Perlu diingat bahwa sebagian besar penelitian lebih fokus pada senyawa tertentu daripada keseluruhan apel. Oleh karena itu, penelitian tambahan masih diperlukan untuk mengeksplorasi efek keseluruhan apel terhadap kesehatan otak.

  1. Dapat Meningkatkan Kesehatan Mental

Mengonsumsi lebih banyak sayuran dan buah, termasuk apel, dapat berdampak positif pada kesehatan mental. Menurut tinjauan sistematik pada 2020, manfaat ini muncul jika kamu mengonsumsi setidaknya lima porsi sayuran dan buah setiap hari, sesuai dengan rekomendasi Pedoman Diet Amerika.

Selain itu, studi di Inggris pada 2022 menemukan bahwa remaja yang mengonsumsi sedikit sayuran dan buah cenderung memiliki kesehatan mental yang lebih buruk. Jadi, mulai sekarang, pertimbangkan untuk menambah porsi apel dalam menu harian!

  1. Dapat Membantu Mengatasi Penyakit Pencernaan

Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi buah seperti apel dapat membantu mengurangi kemungkinan terkena penyakit refluks gastroesofageal (GERD). Beberapa studi juga menyarankan bahwa apel dapat membantu memperlancar pencernaan, yang berguna untuk mengatasi sembelit.

Namun, tingkat efektivitasnya mungkin bergantung pada jenis apel yang kamu konsumsi. Oleh karena itu, pastikan untuk memilih apel yang segar dan nikmati manfaatnya untuk sistem pencernaan!

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
#kesehatan #gizi #jantung #apel #diabetes