JawaPos.com–Anggota DPRD Jawa Barat Toto Suharto mengapresiasi kinerja petugas gabungan dalam pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Khususnya di wilayah Kabupaten Kuningan.
Dia menilai, koordinasi antara sejumlah instansi berjalan baik. Sehingga mobilitas masyarakat selama periode tersebut dapat berlangsung aman dan lancar.
”Di sejumlah titik, petugas gabungan dari Dinas Perhubungan, Polri, TNI, hingga BPBD Jabar bekerja optimal,” kata Toto dilansir dari Antara di Kuningan.
Baca Juga: Legislator Jabar Sebut Budaya Harus Jadi Basis Pembangunan di Cirebon
Menurut dia, kehadiran aparat di lapangan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan antarwilayah di Jabar. Selain pengamanan petugas, pihaknya menilai dukungan infrastruktur jalan yang memadai turut menunjang kelancaran perjalanan para pemudik.
Dia menyebut kondisi jalan yang baik serta penerangan yang tersedia di sejumlah jalur utama, menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan pengguna jalan. ”Hal ini menjadi bukti bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat, terutama dalam menjamin kenyamanan dan keselamatan selama perjalanan mudik,” ujar Toto Suharto.
Toto pun menyebutkan penyediaan layanan transportasi bus, turut membantu masyarakat perantauan melakukan perjalanan pulang maupun kembali ke tempat kerja. Banyak warga dari daerah di Jabar yang bekerja di wilayah lain di provinsi yang sama, seperti warga Kuningan merantau ke kawasan industri Karawang, Bekasi, maupun Cianjur.
Baca Juga: Legislator Jabar Minta Pembinaan UMKM di Kuningan Menyeluruh
Terkait angkutan bus, Perum Damri terus mengoptimalkan layanan transportasi selama periode arus balik Lebaran. Manager Komersial Operasi Pelayanan dan Quality Assurance Damri Wendy mengatakan, pergerakan penumpang pada rute Kuningan-Bandung, mengalami peningkatan dalam beberapa hari terakhir.
Untuk mengantisipasi lonjakan, pihaknya menyiapkan tambahan armada sekitar 6 hingga 12 unit bus sesuai kebutuhan. Termasuk mengerahkan bus pariwisata guna mendukung kelancaran angkutan Lebaran.
”Jumlah penumpang (Kuningan-Bandung) meningkat sekitar 40 persen dibandingkan hari normal,” terang Wendy.
Editor : Latu Ratri Mubyarsah