Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

DPRD Kota Cirebon Minta PAM Audit Jaringan Pipa Tua

Antara • Minggu, 8 Februari 2026 | 07:28 WIB
Pipa PDAM Kota Cirebon mengalami kebocoran hingga berdampak pada ribuan pelanggan. (Fathnur Rohman/Antara)
Pipa PDAM Kota Cirebon mengalami kebocoran hingga berdampak pada ribuan pelanggan. (Fathnur Rohman/Antara)

JawaPos.com–Komisi II DPRD Kota Cirebon meminta Perumda Air Minum (PAM) Tirta Giri Nata segera melakukan audit menyeluruh terhadap jaringan lama. Hal itu menyusul kebocoran pipa transmisi di kawasan Plangon, Cirebon.

Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon M Handarujati Kalamullah mengatakan, audit jaringan perlu dilakukan, untuk memetakan kondisi pipa yang telah berusia puluhan tahun agar potensi kebocoran bisa dicegah lebih dini.

”Kondisi pipa yang sudah sangat tua ini harus menjadi perhatian serius. Audit jaringan perlu dilakukan agar kejadian serupa tidak terus berulang,” kata Handarujati seperti dilansir dari Antara di Cirebon.

Handarujati menyampaikan Komisi II sudah meninjau lokasi kebocoran pipa yang sempat mengganggu distribusi air bersih kepada 30 ribu pelanggan. Berdasar hasil monitoring, pipa yang mengalami kebocoran diketahui telah digunakan lebih dari 50 tahun dan masih menjadi bagian jaringan distribusi utama.

Handarujati mengatakan, pipa tersebut merupakan bantuan Pemerintah Swiss, yang dipasang sekitar 1978 dan hingga kini masih difungsikan. Pendataan dan identifikasi jaringan lama perlu dilakukan secara menyeluruh sebagai dasar program peremajaan infrastruktur.

Selain audit, Komisi II meminta manajemen PAM Tirta Giri Nata mempercepat penanganan gangguan karena layanan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat.

”Perbaikan harus cepat dan terukur supaya pelayanan kepada warga tidak terganggu lama,” kata anggota dewan tersebut.

Dia mengapresiasi respons direksi dan petugas teknis dari PAM Tirta Giri Nata, yang dinilai sigap menangani kebocoran di lokasi.

”Kami menerima laporan dari beberapa RW bahwa distribusi air bersih sudah berjalan dan itu harus dipastikan sampai layanan pulih,” ujar Handarujati Kalamullah.

Sementara itu, Direktur Utama PAM Tirta Giri Nata Kota Cirebon Sofyan Satari mengatakan, kebocoran terjadi pada pipa transmisi berdiameter 600 milimeter, yang tertanam di bawah badan jalan dan dilaporkan terjadi pada Rabu (4/2) malam.

Pihaknya mengerahkan tim teknis untuk perbaikan serta menyiagakan tiga unit mobil tangki, guna memenuhi kebutuhan air bersih pelanggan selama proses pengerjaan berlangsung.

”Kami sedang melakukan perbaikan, setelah titik kebocoran ditemukan,” ungkap Sofyan Satari.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
#dprd #Pipa transmisi #PAM #kota cirebon #komisi ii