JawaPos.com–Pemerintah Kabupaten Kuningan menetapkan target Luas Tambah Tanam (LTT) padi pada Januari 2026 seluas 6.550 hektare. Kebijakan itu sebagai bagian dari upaya menjaga produksi padi dan ketahanan pangan daerah.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningan Wahyu Hidayah mengatakan, pencapaian target tersebut memerlukan dukungan seluruh jajaran pertanian. Terutama melalui keakuratan data dan percepatan tanam di lapangan.
”Target LTT Januari 2026 ditetapkan seluas 6.550 hektare dan menjadi indikator penting dalam menjaga produksi padi,” kata Wahyu Hidayah seperti dilansir dari Antara di Kuningan.
Data LTT harus benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan, agar kebijakan yang diambil tidak salah sasaran. Menurut Wahyu, LTT merupakan indikator utama dalam penghitungan produksi padi, sehingga kesalahan data dapat berdampak pada perencanaan dan intervensi pemerintah.
Dia menyebutkan berdasar hasil pemetaan dan validasi lapangan, potensi riil lahan tanam padi di Kabupaten Kuningan pada Januari 2026 mencapai 4.394 hektare. Dari luasan tersebut, kata dia, realisasi LTT hingga pertengahan Januari 2026 tercatat seluas 3.905 hektare.
Wahyu Hidayah menjelaskan, penetapan target di atas potensi riil merupakan strategi, untuk mendorong optimalisasi seluruh peluang tanam yang tersedia. ”Target ditetapkan untuk memacu kinerja agar realisasi dapat melampaui potensi yang telah terpetakan,” ujar dia.
Dia menyebutkan apabila hingga akhir Januari target belum tercapai, kekurangannya akan diakumulasikan sebagai tambahan target pada Februari 2026. Wahyu menyampaikan percepatan tanam dan ketepatan intervensi, menjadi faktor penting dalam mengejar target LTT padi.
Data realisasi LTT, lanjut dia, dihimpun penyuluh pertanian dari petani dan kelompok tani, diverifikasi di wilayah masing-masing, kemudian dilaporkan melalui sistem pelaporan Kementerian Pertanian.
”Data dari daerah menjadi dasar laporan nasional hingga ke Menteri Pertanian, sehingga ketepatan waktu dan validitas data menjadi tanggung jawab bersama,” ungkap Wahyu Hidayah.
Selain penguatan data, Diskatan Kuningan juga mendorong pemanfaatan alat mesin pertanian untuk mempercepat olah tanah dan memperluas areal tanam. ”Melalui penetapan target tersebut, kami berharap capaian LTT padi Januari 2026 dapat tercapai secara optimal dan mendukung ketahanan pangan nasional,” ucap Wahyu Hidayah.
Editor : Latu Ratri Mubyarsah