JawaPos.com–Pemerintah Kabupaten Kuningan menyebutkan penerapan Program Pasukan Paus mulai membuahkan hasil. Hal itu ditandai dengan panen perdana ikan nila sebanyak dua kuintal di Desa Margamukti, Kecamatan Cimahi, Kuningan.
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar mengatakan, panen ikan tersebut merupakan hasil dari 7.500 benih ikan yang ditebar pada Maret melalui program tersebut.
”Nilai awal benih sekitar Rp1 juta, kini menghasilkan dua kuintal ikan yang diperkirakan bernilai hingga Rp 6 juta,” kata Dian Rachmat Yanuar seperti dilansir dari Antara.
Dia menyampaikan program ini dirancang untuk mendorong ketahanan pangan, sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat desa. Selain bernilai ekonomis, ikan hasil panen juga dapat menambah asupan gizi bagi warga sekitar.
”Nama Pasukan Paus sendiri merupakan akronim dari penebaran benih ikan di seratus titik perairan umum dan sekitarnya,” terang Dian Rachmat Yanuar.
Dalam Program Pasukan Paus, kata dia, pemerintah daerah sudah menebar 300.000 ekor benih ikan dan menyalurkan 3.000 kilogram pakan. Dian merinci ada 10 lokasi mendapat masing-masing 7.500 ekor benih ikan nila dan 300 kilogram pakan, sedangkan 90 lokasi lain hanya mendapat 3.000 ekor benih ikan tanpa pakan.
”Masyarakat di Desa Margamukti menyambut baik program tersebut dengan adanya panen perdana ini dan siap melanjutkannya,” tutur Dian Rachmat Yanuar.
Dian Rachmat Yanuar memastikan program tersebut tidak berhenti pada panen pertama, melainkan terus dilanjutkan dan diperluas skalanya. Dia menyarankan agar hasil panen dikelola secara produktif, yakni sebagian dijual sebagai modal untuk tebar benih berikutnya dan sebagian dibagikan kepada warga.
”Kalau nanti bisa menebar 10 ribu atau 12 ribu benih, tentu hasilnya bisa lebih besar,” ucap Dian Rachmat Yanuar.
Editor : Latu Ratri Mubyarsah