Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

BNPT Libatkan Mahasiswa UIN Cirebon Cegah Radikalisme di Tingkat Desa

Antara • Jumat, 11 Juli 2025 | 16:52 WIB
BNPT melaksanakan kegiatan pembekalan untuk mahasiswa di UIN Siber Sykeh Nurjati Cirebon, Kamis (10/7). (Fathnur Rohman/Antara)
BNPT melaksanakan kegiatan pembekalan untuk mahasiswa di UIN Siber Sykeh Nurjati Cirebon, Kamis (10/7). (Fathnur Rohman/Antara)

JawaPos.com–Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggandeng UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk melibatkan mahasiswa dalam program kuliah kerja nyata bertema Desa Siap Siaga guna mencegah penyebaran radikalisme dan terorisme di daerah itu.

Kepala BNPT Komisaris Jenderal Polisi Eddy Hartono mengatakan, program kolaborasi ini merupakan upaya negara hadir dalam pencegahan terorisme berbasis masyarakat dengan menerjunkan langsung mahasiswa.

”BNPT bekerja sama dengan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk kegiatan KKN dalam konteks Desa Siap Siaga, membangun deteksi dini terhadap penyebaran paham radikal dan terorisme,” kata Eddy Hartono seperti dilansir dari Antara.

Eddy mengatakan, Kecamatan Jamblang di Kabupaten Cirebon dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki catatan historis terkait aksi teror. Yakni peristiwa bom di Markas Polres Cirebon pada 2011.

”Dulu pernah ada kasus bom di polres. Itu jadi pengalaman berharga dan negara harus hadir untuk melakukan mitigasi agar tidak terulang lagi,” ujar Eddy Hartono.

Menurut Eddy, program ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu di tengah Masyarakat. Terutama dalam hal edukasi dan pencegahan penyebaran paham kekerasan.

Mahasiswa perlu menjalankan prinsip Tri Dharma perguruan tinggi yang salah satunya melakukan pengabdian masyarakat. Selain itu, Eddy menilai bahwa upaya kolaborasi seperti ini menjadi bentuk nyata dari amanat undang-undang yang mengharuskan pemerintah melakukan pencegahan secara menyeluruh.

”Kami bersatu dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon dan akademisi. Kolaborasi seperti ini mutlak dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab bersama,” terang Eddy Hartono.

Sementara itu, Wakil Rektor I UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Ayus Ahmad Yusuf mengatakan, pihaknya mendukung penuh program ini karena menjadi bagian penting dalam pembentukan kesadaran mahasiswa terhadap isu-isu ideologi dan bahaya radikalisme.

Dia menuturkan sebanyak 120 mahasiswa dari kampusnya akan diterjunkan ke Kecamatan Jamblang selama 40 hari, terbagi dalam delapan kelompok yang disebar di delapan desa.

Selain itu, kurikulum UIN Cirebon juga telah memuat materi terkait moderasi beragama dan pembentukan kader-kader anti radikalisme yang rutin diselenggarakan di lingkungan kampus.

”Mahasiswa kami sudah dibekali pemahaman sejak di kampus dan lewat program ini, mereka mengetuk kesadaran masyarakat agar lebih waspada terhadap paham radikal,” tutur Ayus Ahmad Yusuf.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
#bnpt #kuliah kerja nyata #terorisme #UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon