Presiden Prabowo Terima Kunjungan Dubes Tiongkok, Bahas Penguatan Kerja Sama Strategis
Fawwaz Ralli Perdana• Senin, 19 Mei 2025 | 20:30 WIB
Duta Besar Tiongkok, Wang Lutong (Dok. setneg.go.id)JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia, Wang Lutong, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (16/5/2025). Pertemuan ini berlangsung dalam suasana hangat dan produktif, mencerminkan eratnya hubungan diplomatik kedua negara yang telah terjalin selama 75 tahun.
Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo dan Dubes Wang membahas berbagai peluang kerja sama strategis antara Indonesia dan Tiongkok. Pembicaraan mencakup sektor-sektor penting yang menjadi fondasi penguatan hubungan bilateral di masa mendatang.
Dubes Wang Lutong menyampaikan bahwa peringatan 75 tahun hubungan diplomatik tahun ini menjadi momentum istimewa untuk mempererat kemitraan strategis kedua negara. "Ada banyak kunjungan tingkat tinggi dan pertukaran antara kedua negara, serta banyak potensi kerja sama di berbagai bidang," ujarnya kepada media.
Presiden Prabowo dan Dubes Wang secara khusus meninjau kerja sama di bidang investasi, ketahanan pangan, energi, serta hilirisasi industri. Tidak hanya itu, sektor konektivitas antar masyarakat, pendidikan, dan budaya juga menjadi fokus pembahasan dalam pertemuan tersebut.
Menurut Wang Lutong, hubungan pribadi antara kedua pemimpin negara, Presiden Prabowo dan Presiden Xi Jinping, menjadi modal penting dalam mendorong kemitraan strategis. "Mereka terus menjaga komunikasi secara erat, saling berkirim surat, dan berbicara langsung," tuturnya.
Ia menambahkan, komunikasi yang intensif tersebut telah membuahkan banyak kesepakatan penting dalam pertemuan bilateral sebelumnya. Relasi personal yang kuat dinilai menjadi penggerak utama bagi pengembangan berbagai proyek kolaboratif antar kedua negara.
Lebih lanjut, Wang mengungkapkan bahwa sektor bisnis dan masyarakat akan menjadi pilar penguatan hubungan Indonesia–Tiongkok. "Akan ada hubungan yang semakin kuat antara kedua pihak, serta koordinasi dan kerja sama yang semakin erat antara pelaku usaha dan masyarakat kedua negara," jelasnya.
Pemerintah kedua negara juga berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi di forum regional dan global, mengingat posisi strategis Indonesia dan Tiongkok di kawasan Asia-Pasifik. Hal ini dinilai penting dalam menghadapi tantangan global dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Dalam pertemuan ini, kedua belah pihak juga menegaskan pentingnya stabilitas dan perdamaian di kawasan untuk mendukung kerja sama jangka panjang. Pendekatan yang saling menghormati dan menguntungkan menjadi prinsip utama yang terus dijaga.
Momen ini menjadi sinyal positif dari keseriusan kedua negara dalam memperluas cakupan kemitraan yang lebih komprehensif. Dengan fondasi sejarah yang kuat, hubungan diplomatik Indonesia–Tiongkok diproyeksikan akan semakin solid di masa depan.
Sebagaimana dilansir dari setneg.go.id, pertemuan antara Presiden Prabowo dan Dubes Wang Lutong menjadi bagian dari agenda diplomasi strategis untuk menyambut babak baru kerja sama Indonesia–Tiongkok menuju abad ke-21.
Presiden Prabowo menyampaikan apresiasinya atas peran Tiongkok dalam mendukung pembangunan Indonesia, serta berharap agar kolaborasi yang terjalin dapat membawa manfaat nyata bagi rakyat kedua negara. Ia juga menegaskan komitmen Indonesia dalam menjaga hubungan yang setara, terbuka, dan berorientasi pada masa depan.