Wakil PM Denis V. Manturov juga menjabat sebagai Ketua Bersama dari pihak Rusia dalam Komisi Gabungan Rusia-Indonesia untuk Kerja Sama Ekonomi, Perdagangan, dan Teknis. Kedatangannya disambut secara resmi dengan jajar kehormatan serta pendampingan oleh Sekretaris Kabinet RI, Teddy Indra Wijaya.
Tiba di Istana sekitar pukul 14.00 WIB, Wakil PM Rusia langsung disambut oleh Presiden Prabowo di depan pintu utama. Keduanya berjabat tangan hangat, menunjukkan keakraban dan saling menghormati antar pemimpin negara.
Selanjutnya, Presiden Prabowo dan Denis V. Manturov berjalan bersama menuju ruang kredensial untuk sesi foto bersama. Foto ini menjadi simbol kehormatan sekaligus penguatan hubungan diplomatik antara Indonesia dan Rusia.
Usai sesi foto, keduanya menuju ruang kerja Presiden untuk menggelar pertemuan bilateral secara tertutup. Suasana hangat dan penuh rasa saling percaya mewarnai dialog yang berlangsung antara dua negara sahabat ini.
Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo dan Wakil PM Denis membahas berbagai agenda strategis, terutama yang berkaitan dengan penguatan hubungan ekonomi. Fokus utama adalah pada perluasan kerja sama di bidang industri, perdagangan, energi, pertanian, dan investasi.
Presiden Prabowo menyampaikan harapannya agar kerja sama antara Indonesia dan Rusia dapat terus berkembang ke arah yang lebih konkret dan saling menguntungkan. Menurutnya, dengan potensi besar yang dimiliki kedua negara, berbagai peluang dapat dioptimalkan untuk kesejahteraan masyarakat.
Kepala Negara juga menggarisbawahi pentingnya stabilitas hubungan bilateral dalam mendukung kemajuan ekonomi nasional serta peran strategis Indonesia dalam percaturan global. Ia menyambut baik semangat dan komitmen Rusia dalam mempererat relasi dengan Indonesia.
Wakil PM Denis V. Manturov turut mengapresiasi sambutan hangat dari Presiden Prabowo dan menyatakan kesiapannya untuk mempercepat pelaksanaan berbagai program kerja sama bilateral. Ia menyebut Indonesia sebagai mitra penting Rusia di kawasan Asia Tenggara.
Turut hadir dalam pertemuan bilateral yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Kehadiran para pejabat tinggi ini menegaskan keseriusan Indonesia dalam memperkuat diplomasi ekonomi.
Sebagaimana dilansir dari setneg.go.id, kunjungan ini menjadi sinyal positif dari kedua negara untuk terus membuka ruang kolaborasi yang saling menguntungkan, terutama di tengah dinamika geopolitik global yang kompleks. Indonesia dan Rusia sepakat menjaga komunikasi terbuka dan konstruktif demi kemajuan bersama.
Dengan semangat kemitraan strategis, kedua negara diharapkan mampu memperkuat posisi masing-masing dalam menghadapi tantangan global serta menciptakan stabilitas dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Editor : Candra Mega Sari