Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Sejarah dan Evolusi Halloween, dari Bangsa Celtic hingga Tradisi Modern

Siti Nahdia Usman • Selasa, 29 Oktober 2024 | 20:52 WIB
Ilustrasi Halloween. (freepik)
Ilustrasi Halloween. (freepik)

JawaPos.com–Halloween adalah hari libur yang dirayakan setiap tahun pada 31 Oktober. Halloween 2024 akan jatuh pada Kamis. Tradisi ini merupakan perayaan yang identik dengan kostum seram dan labu ukiran.

Tradisi halloween memiliki akar sejarah yang sangat panjang. Dilansir dari history.com, tradisi halloween bermula dari festival Samhain, perayaan tahun baru bangsa Celtic yang hidup sekitar 2.000 tahun lalu di wilayah yang sekarang menjadi Irlandia, Inggris Raya, dan Prancis utara.

Bagi bangsa Celtic, Samhain dirayakan pada 1 November, menandai akhir musim panen dan awal musim dingin yang gelap dan dingin. Mereka percaya bahwa pada malam sebelum Samhain, batas antara dunia manusia dan dunia roh menjadi sangat tipis.

Malam menjelang Samhain yang kemudian dikenal sebagai malam halloween, dianggap sebagai waktu ketika arwah orang mati kembali ke bumi untuk mengunjungi rumah mereka. Untuk menenangkan roh-roh tersebut dan melindungi diri dari roh jahat, orang-Celtic melakukan berbagai ritual.

Ketika agama Kristen menyebar ke Eropa, Gereja Katolik berusaha menggabungkan tradisi-tradisi pagan yang sudah ada dengan kepercayaan mereka. Pada abad ke-8, Paus Bonifasius IV menetapkan 1 November sebagai Hari Semua Orang Kudus (All Saints' Day).

Malam sebelumnya, 31 Oktober, kemudian disebut All Hallows' Eve yang kemudian disingkat menjadi Halloween. Meskipun demikian, banyak elemen pagan dari Samhain tetap bertahan dan bercampur dengan tradisi Kristen.

Tradisi menyalakan api unggun diubah menjadi menyalakan lilin di kuburan. Kostum menyeramkan yang awalnya digunakan untuk menenangkan roh jahat, kemudian dikaitkan dengan iblis dan setan dalam konteks kepercayaan Kristen.

Ketika imigran Irlandia dan Skotlandia datang ke Amerika Serikat pada abad ke-19, mereka membawa tradisi Halloween bersama mereka. Perayaan Halloween di Amerika semakin populer dan berkembang dengan penambahan elemen-elemen baru.

Salah satu tradisi yang paling ikonik adalah trick or treat di mana anak-anak berkeliling dari rumah ke rumah meminta permen sambil mengenakan kostum. Tradisi ini dipercaya berasal dari kebiasaan mengemis makanan pada masa lalu sebagai imbalan untuk doa.

Selain itu, tradisi mengukir labu menjadi bentuk wajah yang menyeramkan atau lucu juga menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Halloween di Amerika. Perayaan Halloween modern ditandai dengan berbagai kegiatan seperti pesta kostum, parade, dan pertunjukan horor.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
#sejarah #inggris raya #celtic #tahun baru #halloween