Sabtu, 18 Juli 2026
Logo

Pemkab Kuningan Pastikan Dua Varietas Tembakau Lokal Tersertifikasi

Minggu, 26 Apr 2026 | 10:40 WIB
Tampilan dua varietas tanaman tembaku di Kuningan, yang telah mengantongi sertifikat TDVT Kementan. (Diskatan Kuningan/Antara)
Tampilan dua varietas tanaman tembaku di Kuningan, yang telah mengantongi sertifikat TDVT Kementan. (Diskatan Kuningan/Antara)

 

JawaPos.com–Pemerintah Kabupaten Kuningan memastikan dua varietas tembakau lokal asal daerah tersebut telah tersertifikasi melalui penerbitan Tanda Daftar Varietas Tanaman (TDVT) dari Kementerian Pertanian (Kementan).

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar mengatakan, capaian tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat daya saing petani sekaligus melindungi kekayaan genetik lokal. Dua varietas yang dimaksud yakni Liong dan Genjah Lilin, sehingga total varietas tembakau bersertifikat asal Kuningan kini menjadi empat.

”Dengan empat varietas bersertifikat, kita sedang membangun fondasi kuat agar petani tidak hanya menjadi produsen, tetapi naik kelas menjadi pelaku usaha yang memiliki daya saing,” kata Dian Rachmat Yanuar seperti dilansir dari Antara.

Dia menuturkan sertifikasi varietas menjadi instrumen penting, dalam meningkatkan nilai tambah komoditas sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas. Varietas bersertifikat, kata dia, memiliki posisi tawar yang lebih kuat dan hal tersebut menjadi bagian dari strategi besar agar petani Kuningan bisa berkembang.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kuningan Wahyu Hidayah mengatakan varietas Liong dan Genjah Lilin telah melalui tahap verifikasi teknis dan administratif sebelum mendapatkan pengakuan negara. Kedua varietas tersebut, lahir dari petani lokal dan telah melalui proses panjang hingga diakui negara.

”Hal ini menegaskan inovasi pertanian Kuningan berbasis pada kekuatan lokal yang nyata,” ujar Wahyu Hidayah.

Dia menjelaskan proses tersebut meliputi identifikasi karakter, kestabilan, serta kemampuan adaptasi terhadap lingkungan. Wahyu menyebutkan varietas Liong berasal dari Desa Gewok, sedangkan Genjah Lilin dari Desa Sukadana, serta dua varietas lainnya Molegede dan Paliken dari Desa Karanganyar yang lebih dulu terdaftar pada 2024.

Berdasar data 2025, kata dia, luas tanam tembakau di Kuningan mencapai 150 hektare dengan luas panen 150 hektare, menghasilkan produksi 209,01 ton dan produktivitas sebesar 1.393,40 kilogram per hektare.

”Dengan perlindungan hukum yang jelas, kita bisa mendorong pemanfaatan varietas ini secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi petani,” tutur Wahyu Hidayah.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
Bagikan:

Artikel Terkait

Pemkab Kuningan Terapkan WFH ASN Secara Hibrida

Pemkab Kuningan Terapkan WFH ASN Secara Hibrida

Pemkab Kuningan terapkan kebijakan bekerja dari rumah (work from home/WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) secara hibrida sehingga tidak mengganggu pelayanan publik

Diskominfo Kuningan Tuntaskan Blankspot di 48 Desa

Diskominfo Kuningan Tuntaskan Blankspot di 48 Desa

Diskominfo Kabupaten Kuningan menuntaskan pemerataan jaringan telekomunikasi Kawasan blankspot di 48 desa sebagai bagian dari komitmen menghadirkan konektivitas digital inklusif

Pemkab Kuningan Percepat Perbaikan Jalan Pelosok Ruas Cidahu-Luragung

Pemkab Kuningan Percepat Perbaikan Jalan Pelosok Ruas Cidahu-Luragung

Pemkab Kuningan mempercepat penanganan ruas jalan Cidahu-Luragung. Terutama pada segmen dengan tingkat kerusakan berat pada wilayah pelosok

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia