Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Menelusuri Jejak Sejarah di Museum Linggarjati, Saksi Bisu Perundingan 1946

Lania Monica • Senin, 21 April 2025 | 18:00 WIB
Museum Linggarjati. (kebudayaan.kemdikbud.go.id)
Museum Linggarjati. (kebudayaan.kemdikbud.go.id)

JawaPos.com - Museum Linggarjati merupakan salah satu situs bersejarah penting yang terletak di Desa Linggarjati, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Bangunan ini menjadi tempat berlangsungnya Perundingan Linggarjati pada 10–15 November 1946, sebuah momen diplomasi penting yang menandai langkah awal Belanda mengakui kedaulatan Indonesia secara de facto.

Sebelum menjadi museum, gedung ini adalah sebuah vila milik keluarga Belanda bernama Ter Haar. Setelah kemerdekaan, fungsinya sempat berubah-ubah mulai dari markas tentara, sekolah dasar, hingga hotel, sebelum akhirnya diresmikan sebagai museum pada 11 November 1976 oleh Presiden Soeharto. Suasana bangunan yang tetap terjaga keasliannya memberi kesan mendalam akan perjuangan bangsa.

Museum ini Terletak di kaki Gunung Ciremai, Museum Linggarjati dapat ditempuh sekitar 15 kilometer dari pusat Kota Kuningan. Tiket masuk ke Museum Linggarjati sangat terjangkau, yakni hanya Rp2.000 untuk dewasa dan Rp1.000 untuk anak-anak.

Dengan harga tersebut, pengunjung sudah bisa menikmati berbagai koleksi bersejarah yang autentik dan bernilai tinggi. Di dalam museum, tersedia ruang pameran yang memuat meja perundingan asli, foto-foto dokumentasi, hingga diorama visual yang menggambarkan proses perundingan antara delegasi Indonesia dan Belanda.

Museum Linggarjati dibuka untuk umum setiap hari Selasa hingga Minggu, dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Museum tutup setiap hari Senin dan hari libur nasional. Waktu kunjungan yang fleksibel ini memungkinkan pengunjung merencanakan liburan atau studi tour tanpa terburu-buru. (*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#kuningan #Museum Linggarjati #situs bersejarah