JawaPos.com - Kota Indramayu menawarkan beragam destinasi menarik, mulai dari kuliner, wisata sejarah, hingga wisata alam yang memukau. Salah satu destinasi alam yang patut dikunjungi adalah Kedung Cowet.
Terletak di tengah hamparan hijau dan dikelilingi air jernih, Kedung Cowet menyajikan panorama alam yang menenangkan sekaligus menantang. Destinasi ini menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin melepas penat dan menikmati keindahan alam secara langsung.
Dilansir dari laman perhutani.co.id, Kedung Cowet merupakan sungai lebar yang dikelilingi oleh kawasan budidaya ikan bandeng dan jenis ikan lainnya. Keunikan ekosistemnya yang kaya akan mangrove membuatnya sering disebut sebagai "Amazon-nya Indramayu".
Hutan mangrove di Kedung Cowet juga menjadi habitat bagi berbagai flora dan fauna, seperti biawak, kepiting bakau, dan beragam jenis burung. Kawasan ini pun kerap dijadikan objek penelitian untuk mempelajari keberlangsungan ekosistem mangrove.
Selain itu, masyarakat setempat meyakini keberadaan seekor buaya buntung di Kedung Cowet. Mitos ini melahirkan tradisi unik di kalangan pemancing, yaitu memberikan sesajen berupa singkong bakar sebagai bentuk penghormatan kepada penghuni sungai.
Terlepas dari mitos yang melekat, Kedung Cowet tetap menjadi destinasi wisata alam yang menarik. Pengunjung dapat menjelajahi sungai dengan perahu motor dan menikmati segarnya angin sungai.
Kedung Cowet terletak di Desa Cemara, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Wisatawan dapat mengunjungi kawasan ini setiap hari kerja (weekday) mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB dengan tiket masuk sebesar Rp 5.000,00. Informasi ini dikutip dari laman sisparnas.kemenparekraf.go.id.
Editor : Candra Mega Sari