JawaPos.com–Kue Kwecang adalah salah satu kuliner tradisional yang sangat khas dari Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Makanan ini terbuat dari bahan dasar beras ketan yang dicampur dengan santan sehingga memberikan tekstur yang kenyal dan rasa yang unik.
Kwecang sering kali disajikan dalam berbagai acara adat dan perayaan. Bahan utama pembuatan kue kwecang adalah beras ketan. Beras ketan tersebut kemudian dicampur dengan air dan direndam selama beberapa waktu. Setelah itu, adonan beras ketan tersebut dibungkus dengan daun bambu yang sebelumnya sudah dibersihkan. Kemudian, bungkusan tersebut dikukus hingga matang.
Kue kwecang memiliki rasa yang gurih dan tekstur yang kenyal. Rasa gurih pada kue kwecang berasal dari santan yang digunakan dalam proses pembuatannya. Sedangkan tekstur kenyal berasal dari beras ketan yang digunakan sebagai bahan utama.
Berbeda dengan makanan sejenis seperti bacang, kwecang memiliki rasa manis yang lebih dominan. Biasanya, kwecang disajikan dengan gula pasir sebagai pelengkap untuk dicocol, menambah cita rasa manisnya. Kombinasi antara tekstur kenyal dan rasa manis membuat kwecang menjadi camilan yang digemari banyak orang. Dilansir dari Cookpad Indah Mulia, berikut adalah resep membuat kwecang yang lezat dengan cita rasa manis dan gurih.
Bahan-Bahan
- 1 kg beras ketan
- 100 ml air abu (untuk tekstur khas kwecang)
- 50 lembar daun bambu (sudah dibersihkan)
- Tali pengikat
- 200 ml air
- 300 gr gula Jawa (iris halus agar mudah larut)
- ½ sdt garam
- 3 lembar daun pandan (simpulkan)
- 2 sdm santan
- 1 sdm sagu (larutkan dengan sedikit air)
Cara Membuat
Rendam Beras Ketan. Masukkan beras ketan yang telah dicuci ke dalam baskom. Tambahkan air hingga sekitar 5 cm di atas permukaan ketan. Tuangkan 100 ml air abu lalu aduk. Rendam semalaman di dalam kulkas agar tekstur beras ketan lebih kenyal dan meresap sempurna.
Keesokan harinya, bilas beras ketan dengan air bersih. Cuci berkali-kali hingga air bilasan bening dan pastikan sisa air abu benar-benar hilang. Ambil daun bambu yang sudah direbus dan dilap hingga bersih. Ambil segenggam beras ketan, letakkan di tengah daun bambu. Bungkus ketan dengan rapi, pastikan bungkusan padat agar hasil akhir kwecang berbentuk sempurna.
Ikat bungkusan daun bambu dengan tali yang cukup kuat agar tidak terlepas saat direbus. Pastikan ikatannya rapat namun tidak terlalu kencang agar ketan bisa mengembang dengan baik.
Isi panci presto dengan air hingga ¾ penuh dan panaskan sampai mendidih. Masukkan bungkusan kwecang ke dalam panci, tutup rapat, dan masak selama 1 jam dengan tekanan tinggi. Setelah 1 jam, angkat kwecang dan letakkan di wadah bersih. Angin-anginkan sejenak hingga dingin dan siap disajikan.
Membuat Sirup Gula Jawa. Campur air, gula Jawa, garam, santan, dan daun pandan dalam panci. Rebus dengan api sedang hingga gula larut dan harum pandan meresap. Saring sirup untuk membuang ampas, kemudian masukkan kembali ke panci. Tambahkan larutan sagu ke dalam sirup, aduk rata, dan masak hingga sirup mengental.
Kwecang dapat dinikmati dengan cara membuka daun bambu, lalu disiram dengan sirup gula Jawa yang kental dan harum.
Editor : Latu Ratri Mubyarsah