Jawapos.com – Bubur glintir atau yang sering dikenal juga dengan nama bubur candil, merupakan salah satu kuliner khas dari Indramayu yang memiliki cita rasa unik dan kaya akan makna budaya. Nama "bubur glintir" berasal dari cara pembuatannya, yaitu dengan menggulung atau mengglintir adonan hingga membentuk bola-bola kecil.
Munculnya bubur glintir erat kaitannya dengan aktivitas pertanian yang menjadi mata pencaharian utama masyarakat Indramayu. Dahulu, ketika musim panen tiba, masyarakat akan membuat bubur glintir sebagai bentuk syukur kepada Tuhan atas rezeki yang melimpah. Namun, seiring waktu, bubur ini tidak lagi hanya disajikan dalam acara tertentu. Bubur ini kini dapat dinikmati kapan saja, terutama bagi mereka yang ingin merasakan kembali cita rasa manis gurihnya.
Cara pembuatan bubur glintir diketahui sangat sederhana. Dilansir dari Cookpad Mamah Al, berikut adalah resep bubur glintir yang enak dan lezat:
Bahan Candil/Biji Salak
- 500 gram labu kuning
- 300 gram tepung tapioka
- 1 sdm gula pasir (opsional)
Bahan Kuah Gula Merah
- 300 gram gula merah
- 2 sdm gula pasir (opsional)
- 1 helai daun pandan
- ½ sdt garam
- 1200 ml air
- 2 sdm tepung maizena (larutkan dengan sedikit air)
Bahan Santan
- 1 bungkus santan kara
- 600 ml air
- 1 helai daun pandan
- 1 sdt garam
- 1 sdm tepung maizena (larutkan dengan sedikit air)
Cara Membuat
1. Potong labu kuning menjadi bagian kecil, lalu kukus hingga empuk. Setelah itu, haluskan labu kukus tersebut dan campurkan dengan tepung tapioka dan gula pasir. Aduk hingga rata, kemudian bentuk adonan menjadi bulatan-bulatan kecil.
2. Rebus air bersama gula merah, daun pandan, dan sedikit gula pasir hingga mendidih. Setelah gula larut, saring kuahnya untuk menghilangkan sisa kotoran dari gula merah. Masukkan kembali kuah yang sudah disaring ke dalam panci.
3. Masukkan bulatan-bulatan candil ke dalam kuah gula merah, masak hingga candil mengapung. Tambahkan larutan tepung maizena untuk mengentalkan kuah, sambil diaduk perlahan hingga matang dan mengental.
4. Di panci lain, rebus santan bersama daun pandan dan garam hingga mendidih. Tambahkan larutan maizena, aduk hingga santan mengental.
5. Sajikan bubur candil labu kuning atau bubur glintir ini dengan menuangkan kuah santan di atasnya. Kombinasi antara rasa manis dari kuah gula merah dan gurihnya santan membuat hidangan ini sangat menggugah selera.
(*)
Editor : Siti Nur Qasanah