Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Menguak Mitos di Balik Keindahan Waduk Darma Kuningan: Kisah Siluman Belut Raksasa hingga Larangan untuk Pasangan

Miratul Hayati Assalam • Selasa, 5 November 2024 | 20:11 WIB
Pemandangan alam di Waduk Darma di Kabupaten Kuningan
Pemandangan alam di Waduk Darma di Kabupaten Kuningan

JawaPos.com - Waduk Darma adalah salah satu destinasi wisata favorit masyarakat Kuningan maupun wisatawan yang terletak di Desa Jagara, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan.

Dilansir situs resmi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat dan penakhatulistiwa.com, waduk Darma menampung air dari berbagai sungai seperti Sungai Cisanggarung, Cinangka, Cikalapa, dan Cireungit.

Waduk Darma awalnya didirikan oleh pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1920-an, tetapi pembangunannya terpaksa terhenti bertahun-tahun akibat pengalihan kekuasaan dari Belanda ke Jepang. Akhirnya, pada tahun 1958, pemerintah Indonesia memutuskan untuk melanjutkan proyek ini, dan selesai dibangun pada tahun 1962.

Selain sebagai destinasi wisata favorit, Waduk Darma juga berfungsi untuk mengairi lahan pertanian seluas 22.600 hektar di wilayah Kuningan dan Cirebon, serta menyediakan air bersih bagi kebutuhan masyarakat setempat.

Di balik keindahannya, Waduk Darma menyimpan kisah legendaris tentang Mbah Dalem Cageur yang hidup dalam cerita masyarakat setempat. Konon, waduk ini dulunya menjadi tempat bermain putranya, Pangeran Gencay, sekaligus lokasi Mbah Dalem Cageur menyalurkan hobinya memelihara ikan.

Beberapa area di sekitar Waduk Darma bahkan dinamai berdasarkan kisah tersebut. Salah satunya adalah Bukit Pangliwetan, yang diyakini warga setempat sebagai tempat Mbah Dalem Cageur menanak nasi untuk perjamuan saat proses pembangunan bendungan.

Waduk Darma juga dikenal dengan mitos legendaris tentang keberadaan siluman belut putih raksasa yang konon menghuni perairannya. Banyak tersebar kisah saksi mata yang mengaku menyaksikan keberadaan belut putih raksasa itu. Bahkan ada cerita beredar soal wisatawan yang dilaporkan pingsan setelah menyaksikan penampakannya. Hingga kini, masyarakat sekitar percaya bahwa belut putih raksasa tersebut merupakan penjaga waduk.
 
Mitos lain yang berkembang adalah keyakinan bahwa pasangan yang berkunjung ke Waduk Darma akan segera putus. Namun, sejumlah tokoh setempat telah menepis mitos ini, menganggapnya sebagai sekadar rumor tanpa dasar.
 

Terlepas dari mitos-mitos yang beredar, Waduk Darma tetap menjadi destinasi wisata unggulan di Kuningan yang menawarkan pemandangan alam yang luar biasa apik. Cerita-cerita inibisa dijadikan pembelajaran untuk lebih menghormati budaya setempat dan memahami nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. (*)
Editor : Siti Nur Qasanah
#kuningan #mitos #waduk darma #destinasi wisata #siluman belut putih raksasa #desa jagaraga