Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Unik dan Asri, Kampung Benda Kerep, Destinasi Wisata Religi yang Wajib Dikunjungi

Rafael Milliano • Sabtu, 19 Oktober 2024 | 11:29 WIB
Salah satu masjid di Kampung Benda Kerep. (historyofcirebon.id)
Salah satu masjid di Kampung Benda Kerep. (historyofcirebon.id)

JawaPos.com–Cirebon memiliki tempat-tempat yang unik untuk dikunjungi sebagai destinasi wisata. Banyak tempat wisata religi sebagai destinasi wisata di Cirebon. Kaya sejarah, kesenian, atau kearifan lokal.

Salah satu destinasi wisata religi terletak di Argasunya, Kecamatan Harjamukti. Kampung Benda Kerep Cirebon menjadi destinasi wisata karena budaya dan keunikan kampung menjadi daya tarik.

Dilansir dari akun Youtube Wisata Religi, Kampung Benda Kerep memiliki pesantren yang sudah ada sejak dulu. Sudah berumur ratusan tahun, kampung ini mempertahankan budaya dan tradisi.

Kampung Benda Kerep memiliki udara dan suasana yang masih segar dan asri. Akses menuju ke tempat ini tidak diperbolehkan untuk kendaraan bermotor sehingga pengunjung perlu berjalan kaki.

Keunikan yang lain, akses masuk ke kampung ini yang harus melewati sungai tanpa jembatan. Pengunjung harus menyeberang sungai melalui pijakan yang dibuat berundak-undak. Hal ini dibuat masyarakat Kampung Benda karena mendengar dari nasihat pendiri kampung.

Dilansir dari akun Youtube Master Yogi Channel, keunikan lain Kampung Benda Kerep ini adalah suasana kampung yang terkesan tenang dan damai. Tidak banyak ditemukan berbagai macam alat elektronik seperti pengeras suara, TV, handphone atau alat-alat elektronik lainnya.

Azan dilakukan dengan cara lama yang suaranya akan terdengar sayup-sayup dan untuk pemanggilan ibadah sholat. Kampung ini menggunakan bedug.

Kampung ini juga memiliki masjid dengan arsitektur dari kerajaan masa lalu. Kampung ini dulu merupakan salah satu kawasan atau wilayah yang dimiliki oleh Keraton Kanoman.

Dilansir dari cirebonkota.go.id, kesenian yang berkembang di Kampung Benda berkaitan dengan penyebaran Islam. Alat musik yang digunakan rebana dan gembyung. Berkembang juga seni bela diri silat dari Arab yang dikenal sebagai Detik.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
#cirebon #religi #destinasi wisata #budaya #benda