Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Jangan Salah Beli! 5 Tipe Laptop Ini Harus Dihindari agar Tidak Menyesal

Lola Amelia Putri Yani • Jumat, 28 Februari 2025 | 13:00 WIB

Ilustrasi laptop rusak
Ilustrasi laptop rusak
JawaPos.com - Membeli laptop bukan hanya tentang merek dan harga, tetapi juga tentang memilih spesifikasi yang sesuai. Sayangnya, banyak orang terjebak dengan pilihan yang kurang tepat, karena tergiur dengan desain yang menarik dan harga murah. Akibatnya, laptop yang dibeli justru tidak nyaman digunakan dan cepat lemot.

Berdasarkan informasi dari akun TikTok @pahlawanlaptopsemarang, kami telah merangkum beberapa spesifikasi laptop yang sebaiknya dihindari agar tidak menyesal di kemudian hari.

1. Processor Generasi Lama

Laptop generasi lama biasanya menggunakan prosesor yang sudah tidak digunakan lagi di model terbaru, seperti Intel Celeron, atau Intel Core generasi 5 ke bawah, serta prosesor AMD yang produksinya sudah dihentikan. Seringkali, kinerja prosesor ini tidak sebanding dengan kebutuhan aplikasi atau tugas-tugas berat saat ini.

Oleh karena itu, penting untuk menyesuaikan laptop dengan kebutuhan dan budget yang dimiliki. Misalnya, dengan budget Rp 6 jutaan, kamu sudah bisa mendapatkan laptop dengan prosesor Intel Core i3 gen 12. Jika budget kamu lebih terbatas, sekitar Rp 3-4 juta, laptop gen 8 atau 9 masih layak untuk dipertimbangkan.

2. RAM Hanya 4GB 

Hindari membeli laptop dengan kapasitas RAM hanya 4 GB, apalagi jika RAM tidak dapat di-upgrade. Meskipun Windows 11 sekarang memiliki persyaratan minimum 4GB, RAM dengan ukuran lebih dari 4GB lebih worth it digunakan apalagi untuk pemakaian jangka panjang.

Untuk performa optimal, sebaiknya memilih laptop dengan RAM minimal 8 GB, bahkan lebih disarankan 16 GB. Oleh karena itu, sebaiknya hindari laptop dengan RAM 4 GB , terutama yang RAM-nya terpasang secara solder atau terpasang onboard dan tidak bisa di-upgrade.

Baca Juga: Hadapi Orang Toxic dengan 5 Tips Psikologi Ini, Lindungi Dirimu agar Tetap Waras!

3. Masih Menggunakan HDD

Sampai saat ini HDD masih banyak digunakan karena harganya lebih murah. Namun, untuk penggunaan laptop masa kini, HDD sudah ketinggalan zaman karena memiliki kecepatan baca dan tulis lebih rendah, membuat performa laptop jauh lebih lambat.

Sebagai gantinya, banyak laptop yang kini beralih menggunakan SSD, yang menawarkan kecepatan jauh lebih tinggi, ketahanan yang lebih baik terhadap guncangan, serta konsumsi daya yang lebih rendah. Dengan harga SSD yang semakin terjangkau, peralihan dari HDD ke SSD semakin dianjurkan untuk meningkatkan kinerja perangkat laptop secara keseluruhan.

4. Layar Masih HD 720/TN

Tampilan layar laptop dengan resolusi HD 720 biasanya lebih buram dan kusam. Oleh karena itu, disarankan memilih layar yang sudah Full HD, karena laptop layar 720/TN tidak ideal dipakai sekarang, apalagi jika kamu sering menggunakan laptop untuk bekerja dalam waktu lama.

Selain lebih nyaman untuk dilihat, layar dengan resolusi Full HD juga lebih mendukung produktivitas. Tampilan yang lebih jernih membuat mata tidak mudah lelah karena tidak lagi melihat gambar yang buram. Jika ingin menjaga kesehatan mata, ini adalah cara paling sederhana yang bisa dilakukan.

5. Penyimpanan Terlalu Kecil 

Saat ini, banyak aplikasi berat yang terpasang di laptop, namun jika masih menggunakan penyimpanan yang kecil seperti 64GB atau 128GB, dapat dipastikan performa laptop akan menurun. Untuk penggunaan multitasking yang optimal, disarankan untuk memiliki penyimpanan 512GB atau 1TB.

Seiring berjalannya waktu, laptop semakin banyak membutuhkan penyimpanan untuk sistem operasi, dan data penyimpanan. Maka dari itu, untuk pemakaian jangka panjang sebaiknya hindari laptop dengan penyimpanan kecil.

Editor : Candra Mega Sari
#Tipe laptop #Spesifikasi Laptop #laptop